Kesehatan

Buru-Buru Melancong Kalau Kamu Susah Tidur

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 05 November 2018
Buru-Buru Melancong Kalau Kamu Susah Tidur

Karena setres kamu akan banyak pikiran dan mengganggu waktu tidur kamu (Foto: Pixabay/caio-triana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GANGGUAN tidur memang menjadi masalah yang cukup umum. Kamu sulit terlelap di malam hari. Sebaliknya saat siang hari yang harusnya produktif mata kamu malah susah diajak kompromi. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas harian kamu.

Biasanya susah tidur disebabkan karena kamu sedang banyak pikiran alias setres. Masalah-masalah yang terkumpul di otak kamu membuat kamu banyak mikir terus. Sampai-sampai di waktu tidur malam kamu pun tetap memikirkan masalah itu.

Namun, mungkin saja kamu tidak pernah menyangka kalau gangguan tidur kamu itu bisa disebabkan karena kurang wisata atau melancong. Ya, benar sekali, seperti yang dilansir laman Travel Leisure, ketika kamu mulai merasa sulit tidur, tandanya diri kamu benar-benar butuh refreshing. Melancong ialah solusinya.

Tenangkan pikiran dengan melihat pemandangan alam saat melancong (Foto: Pixabay/StockSnap)

Masalah tidur ini juga lebih sering dialami oleh para milenial. American Psychological Association melaporkan bahwa sepertiga milenial tidak mendapatkan delapan jam tidur yang direkomendasikan setiap malam karena mereka tidak punya waktu. Sementara sepertiga lainnya tidak dapat tertidur karena terlalu banyak pikiran.

Apalagi bagi kamu yang mungkin sudah berkeluarga. Kamu memiliki banyak beban pikiran. Penghasilan yang kamu miliki tidak hanya untuk kamu sendiri. Melainkan untuk menghidupi anggota keluarga lainnya. Hal itu membuat kamu harus berpikir keras untuk membagi penghasilan kamu dengan keperluan lainnya.

Apalagi bagi kamu yang sudah bekerja. Rasa setres ini berawal dari pekerjaan kantor. Ketika kamu merasa cemas atau kewalahan di tempat kerja, otak kamu melepaskan hormon stres sebagai respon untuk melawan apapun yang menyebabkan stres.

Setres menyebabkan berbagai macam penyakit (Foto: Pixabay/Mojpe)

Seiring waktu, konsekuensi fisiologis yang kurang jinak dari reaksi kimia ini akan membuat peningkatan denyut nadi, tekanan darah, berkeringat, dan dapat menyebabkan gejala yang lebih berat seperti nyeri dada, sakit punggung, ketegangan mata, sakit kepala, masalah gastrointestinal, pusing, hingga pingsan.

Keletihan yang datang dengan beban kerja yang berat juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh kamu dan membuat lebih rentan terhadap virus flu dan infeksi. Jadi setres dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik kamu.

Oleh karena itu, luangkan waktu untuk melancong. Tidak perlu yang lokasinya jauh. Yang penting berkualitas. Buat otak kamu beristirahat dengan melihat pemandangan alam di luar sana. Pokoknya istirahat dulu ya Sahabat Merah Putih! (ikh)

Baca juga: Melancong Bikin Panjang Umur, ini Bukti Ilmiahnya

#Liburan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Fun
5 Rekomendasi Glamping Keluarga saat Momen Libur Tahun Ajaran Baru, Nyaman dan Instagramable
Simak 5 rekomendasi glamping terbaik di Bogor hingga Anyer dengan fasilitas lengkap, pemandangan alam, dan aktivitas seru untuk anak-anak.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
5 Rekomendasi Glamping Keluarga saat Momen Libur Tahun Ajaran Baru, Nyaman dan Instagramable
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Fun
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Digital detox saat liburan bisa dilakukan dengan membaca, memasak, berkebun, olahraga ringan, hingga melukis.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Indonesia
Libur Idul Adha, 22 Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Ludes dalam Sehari
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Idul Adha, Whoosh menambah enam perjalanan tambahan
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Libur Idul Adha, 22 Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Ludes dalam Sehari
Fun
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Ide kegiatan seru di rumah saat long weekend ini bisa kamu lakukan. Dompet pun tetap aman dan liburan menyenangkan.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Indonesia
Daftar Lengkap 9 Kereta Tambahan Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Kota Yogyakarta Hingga Surabaya Jadi Favorit
Selama periode tersebut, Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 68 perjalanan KA reguler ditambah delapan unit perjalanan dari Stasiun Gambir serta satu perjalanan dari Stasiun Pasar Senen
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Daftar Lengkap 9 Kereta Tambahan Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Kota Yogyakarta Hingga Surabaya Jadi Favorit
Indonesia
Rekor Pecah! Angkutan Lebaran 2026 KAI Tembus 5 Juta Penumpang, Okupansi Blambangan Ekspres Gila-Gilaan
Lonjakan ini membuktikan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap efisiensi dan keamanan kereta api
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Rekor Pecah! Angkutan Lebaran 2026 KAI Tembus 5 Juta Penumpang, Okupansi Blambangan Ekspres Gila-Gilaan
Bagikan