Merahputih.com - AC Milan akan menggunakan uang hasil penjualan Rafael Leao untuk memboyong winger Manchester City asal Brasil, Savinho.
Masa depan Rafael Leao di San Siro memang terus menjadi perbincangan hangat. Jika winger andalan asal Portugal tersebut benar-benar angkat kaki, Rossoneri bergerak cepat mencari pengganti sepadan untuk mengisi slot lini serang.
Baca juga:
Masa Depan Rafael Leao di AC Milan di Ujung Tanduk: Pilih Turkiye, Roma, atau Premier League?
Beralih Target Setelah Gagal Amankan Karetsas dan Foden
Awalnya, talenta muda Konstantinos Karetsas menjadi prioritas utama AC Milan. Namun, langkah Milan tergolong terlambat setelah sang pemain resmi menerima pinangan klub Bundesliga, Borussia Dortmund.
Milan juga sempat membidik bintang Manchester City, Phil Foden. Namun, peluang memboyong Foden tertutup rapat setelah sang pemain menyepakati perpanjangan kontrak di Etihad Stadium.
Situasi ini memaksa petinggi Milan mengalihkan radar ke nama baru. Laporan dari The Sun menyebutkan bahwa AC Milan kini membidik Savinho.
Persaingan Sengit dengan Tottenham Hotspur
Perburuan Savinho dipastikan tidak berjalan mudah bagi I Rossoneri. Tottenham Hotspur dilaporkan sudah selangkah lebih maju dalam proses negosiasi.
Manajer Spurs, Roberto De Zerbi, menilai karakteristik Savinho yang mengandalkan kecepatan serta kreativitas sangat cocok dengan skema permainan agresif yang sedang ia bangun di London Utara. Hal ini menempatkan pemain Brasil tersebut di daftar teratas belanja Spurs.
Baca juga:
Fenerbahce Ajukan Tawaran Rp 817 Miliar untuk Rafael Leao, AC Milan Tetap Minta Lebih
Skema Transfer dan Anggaran AC Milan
Untuk memenangi persaingan, AC Milan telah menyiapkan proposal menarik bagi Manchester City:
-
Format Penawaran: Paket pinjaman dengan kewajiban beli permanen di akhir musim.
-
Nilai Transfer: Berkisar antara 50 hingga 55 juta euro atau sekitar Rp850–935 miliar.
-
Sumber Dana: Penjualan Rafael Leao ke Fenerbahce yang diperkirakan menghasilkan dana segar senilai 50 juta euro akan langsung dialokasikan sebagai modal utama merekrut Savinho.
Langkah ini menunjukkan keseriusan manajemen AC Milan untuk tetap menjaga kualitas daya gedor tim meski harus kehilangan salah satu pilar utamanya.


