Merahputih.com - Bek tengah andalan asal Kroasia, Josko Gvardiol, bertahan lebih lama di Etihad Stadium setelah resmi menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi lima tahun dengan Manchester City. Kesepakatan baru ini akan mengikat Josko Gvardiol hingga musim panas 2031.
Baca juga:
Juventus Tancap Gas demi Joshua Zirkzee, Manchester United tak Lagi Tutup Pintu
Gvardiol mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bertahan didasari oleh rasa nyaman serta ambisi besar yang masih ingin ia capai bersama skuad bertabur bintang milik Manchester City.
Satu-satunya harapan saya adalah kita bisa terus melaju seperti ini. Saya sangat menikmati berkarier dan tinggal di sini untuk bertahun-tahun ke depan,
ujar Gvardiol lewat situs resmi klub.
Ambisi Mengukir Prestasi di Bawah Nahkoda Baru
Sejak diboyong dari RB Leipzig tiga tahun lalu, Gvardiol sudah mengoleksi berbagai trofi bergengsi. Meski demikian, haus prestasinya belum padam. Pemain berpostur jangkung ini juga menyambut hangat kehadiran Enzo Maresca yang kini memimpin kursi kepelatihan menggantikan Pep Guardiola.
Selain urusan di atas rumput hijau, faktor kenyamanan keluarga di Kota Manchester menjadi alasan kuat mengapa ia tak ragu mengikat komitmen jangka panjang.
-
Faktor Kenyamanan: Lingkungan klub dan kehidupan di Manchester dinilai sangat mendukung perkembangan personal maupun keluarganya.
-
Proses Belajar: Di usianya yang baru menginjak 24 tahun, Gvardiol merasa masih punya banyak ruang untuk mengasah potensinya.
Rekam Jejak dan Statistik Impresif
Sejak tiba pada awal musim 2023/2024, Gvardiol tak sekadar jadi pelapis, melainkan menjelma sebagai pilar kunci di lini belakang Manchester City.
Baca juga:
Berikut adalah catatan performa Josko Gvardiol bersama Man City sejauh ini:
-
Penampilan: 122 Pertandingan
-
Menit Bermain: 9.984 Menit
-
Kontribusi Gol: 13 Gol
-
Umpan Gol (Assist): 10 Assist
Dengan usia yang masih tergolong muda untuk ukuran bek tengah, komitmen baru ini menegaskan bahwa Gvardiol bakal menjadi fondasi utama lini pertahanan Manchester City dalam mengarungi era baru.

