Merahputih.com - Bos Manchester City, Enzo Maresca, membela ofisial VAR setelah timnya diuntungkan dalam kemenangan 1-0 atas Manchester United di Old Trafford, Minggu (13/9).
Erling Haaland mencetak gol kemenangan pada menit ke-60. Gol tersebut sempat dianulir karena offside, tetapi VAR kemudian mengubah keputusan dan mengesahkannya.
Baca juga:
Manchester United Kembali Incar Jarrad Branthwaite, Everton Bisa Pasang Harga Selangit!
Pro Ref selaku badan wasit Inggris kemudian mengakui adanya kesalahan penilaian. VAR seharusnya merekomendasikan wasit Michael Oliver melakukan tinjauan langsung di monitor karena posisi Enzo Fernandez yang offside turut memengaruhi jalannya permainan.
Pembelaan Maresca
Terkait dengan kontroversi ini, Maresca memilih tidak menyudutkan petugas VAR.
Terkadang keputusan berpihak pada Anda, terkadang merugikan Anda. Tapi menurut saya, hal itu juga tidak mudah bagi VAR karena mereka harus mengambil keputusan dalam waktu 10 atau 20 detik,
ujar Maresca.
"Itu tidak mudah bagi mereka. Terkadang mereka melakukan kesalahan. Saya melakukan kesalahan, pemain melakukan kesalahan. Menurut saya, itu bagian dari pekerjaan kita," lanjutnya.
Baca juga:
Maresca Pilih Apresiasi Perjuangan Pemain
Maresca juga meminta perhatian tidak hanya tertuju pada kontroversi gol Haaland. Manchester City harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Phil Foden mendapat kartu merah.
Menurutnya, perjuangan City mempertahankan kemenangan selama lebih dari 70 menit juga layak mendapat apresiasi.
Saya senang dengan performa luar biasa para pemain pada hari Minggu. Membahas satu momen tertentu setelah pertandingan, ketika kami bermain selama 70-75 menit dengan 10 pemain, menurut saya kurang tepat,
kata Maresca.
Singgung Kontroversi Derby 2023
Maresca kemudian mengingat kembali kontroversi dalam derby Manchester pada musim 2022/23 ketika dirinya masih menjadi asisten Pep Guardiola.
Baca juga:
Manchester City 10 Pemain, MU Tetap Kalah: Maresca Bongkar Efek Kartu Merah Foden
Saat itu, gol Bruno Fernandes disahkan meski Marcus Rashford berada dalam posisi offside. Manchester United akhirnya menang 2-1 atas City di Old Trafford.
Maresca mengaku hingga kini masih menunggu permintaan maaf atas keputusan tersebut.
Tiga tahun lalu, saat saya berada di sini, hal yang persis sama terjadi saat melawan Man United. Kami kalah dalam derby di sana. Gol itu bukanlah gol yang sah. Sejujurnya, tidak ada yang meminta maaf,
ujarnya.
"Kami masih menunggu permintaan maaf atas gol tersebut. Terkadang situasi berpihak pada Anda, terkadang tidak. Itulah sepak bola."
Maresca pun menegaskan bahwa kontroversi VAR tidak seharusnya menghapus kerja keras Manchester City yang mampu mengamankan tiga poin meski bermain dengan 10 pemain.