MerahPutih.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick menegaskan dirinya tidak merasa tertekan oleh ancaman pemecatan. Tekanan makin menguat setelah Setan Merah tersingkir lebih awal di Piala Liga Inggris (Carabao Cup) setelah gagal mempertahankan keunggulan.
Manchester United sempat berada di atas angin setelah Shea Lacey dan Mason Mount membawa Setan Merah unggul dua gol pada awal pertandingan. Namun, Brighton bangkit dan mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan di Old Trafford.
Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga bagi Manchester United dalam enam pertandingan awal musim ini. Hasil itu pun membuat sorotan terhadap Carrick semakin tajam setelah dirinya mendapat kepercayaan sebagai manajer permanen.
Baca juga:
Carrick Tak Gentar dengan Tekanan
Carrick mengaku tidak terganggu dengan isu mengenai masa depannya di Manchester United.
Saya tidak merasa di bawah tekanan. Apa pun itu, saya tidak merasa terganggu,
ujar Carrick menurut laporan Manchester Evening News.
“Saya paham apa yang terjadi di luar dan bagaimana dunia bekerja. Namun, itu tidak mengganggu saya.”
Carrick juga yakin Manchester United mampu bangkit pada pertandingan berikutnya. Ia menilai skuadnya memiliki kualitas untuk segera mengubah situasi.
“Tentu saja kami bisa membalikkan keadaan. Kami punya beberapa pemain yang sangat bagus. Saya merasa saat ini sangat buruk karena kami tidak menjalani pekan yang bagus. Namun, itu bukan berarti Anda tidak bisa memenangi pertandingan sepak bola lagi,” jelas Carrick.
Baca juga:
Manchester United Kembali Incar Jarrad Branthwaite, Everton Bisa Pasang Harga Selangit!
Manchester United Ditunggu Fulham
Manchester United harus segera mengalihkan fokus ke Liga Inggris Premier League. Setan Merah akan bertandang ke markas Fulham pada akhir pekan nanti.
Fulham menjadi lawan yang berpeluang memberi Manchester United kesempatan untuk bangkit setelah belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan awal Premier League.
Jadi, dari sisi itu, para pemain telah menunjukkan apa yang mereka mampu lakukan dan begitu juga dengan kami sebagai tim,
kata Carrick. (*)