Bupati Natuna Bantah Warganya Eksodus karena Takut Corona

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 04 Februari 2020
Bupati Natuna Bantah Warganya Eksodus karena Takut Corona

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal (kiri) di kantor Kemenkopolhukam (Antara Foto/Syaiful Hakim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal menegaskan tidak ada warganya yang melakukan eksodus dari Natuna.

"Kalau masyarakat eksodus, Natuna bakal kosong," ujar Abdul usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).

Baca Juga:

Mahasiswi Masuk Ruang Isolasi Usai Pulang dari Tiongkok, RSUD Dr Moewardi Pastikan Negatif Corona

Hal itu disampaikan soal adanya kabar yang menyebut bahwa sejumlah masyarakat Natuna melakukan eksodus lantaran takut terpapar virus Corona dari WNI yang baru saja dipulangkan ke WNI dan menjalani karantina di Natuna.

Korban corona (Ant)

Abdul juga menyatakan bahwa lokasi karantina dengan permukiman masyarakat berjarak sekitar 2 kilometer.

Meski begitu, menilai jarak tersebut masih aman untuk warga Natuna. "Lebih kurang (jaraknya) 2 kilometer-lah. Jadi saya kira masih amanlah, " beber dia.

Baca Juga:

Waspadai Penyebaran Corona di Stasiun, Setiap Penumpang Kereta Dibagikan Masker

Terlebih, lanjut dia, pihaknya sudah mendapatkan penjelasan dari Menko Polhukam Mahfud MD, Menkes Terawan Agus Putranto dan Mendagri Tito Karnavian bahwa pemerintah akan menangani semua permasalahan yang ada di Natuna dengan masyarakat yang ada di Natuna.

"Jadi, tidak hanya menangani yang pulang, tapi masyarakat Natuna juga ditangani," tukas Abdul. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan