Bupati Klaim Masyarakat Natuna Sudah Mulai Tenang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 04 Februari 2020
Bupati Klaim Masyarakat Natuna Sudah Mulai Tenang

Ilustrasi Corona (net)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mengklaim masyarakat Natuna, Kepulauan Riau sudah mulai tenang. Hal itu setelah dilakukan evakuasi 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok ke Natuna karena wabah virus Corona.

"Sekarang nampaknya sudah mulai mengerti tentang apa yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Jadi sudah mulai tenanglah," kata Abdul usai bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).

Baca Juga:

Waspadai Penyebaran Corona di Stasiun, Setiap Penumpang Kereta Dibagikan Masker

Adanya penolakan dari warga Natuna karena lokasi karantina ratusan WNI dari Wuhan itu berdekatan dengan permukiman warga, kata dia, hal itu lantaran informasi yang disampaikan pemerintah terlambat.

"Seperti kata Pak Mahfud (Menko Polhukam) karena terlalu cepat evakuasinya, jadi ya mungkin informasinya (dari Pemerintah Pusat) agak sedikit terlambat," kata Abdul.

Menurut dia, merupakan hal yang wajar bila masyarakat cemas terhadap WNI yang dievakuasi ke Natuna karena virus Corona.

"Ini mendadak, sehingga belum sempat kita sosialisasikan. Jadi, sedikit ada kecemasan dari masyarakat. Sekarang ini, tim kita di lapangan menyosialisasikan agar masyarakat tenang dan tidak terlalu was-was," tuturnya.

Korban corona (Ant)

Terlebih, pihaknya sudah mendapatkan penjelasan dari Menko Polhukam Mahfud MD, Menkes Terawan Agus Putranto dan Mendagri Tito Karnavian bahwa pemerintah akan menangani semua permasalahan yang ada di Natuna dengan masyarakat yang ada di Natuna.

"Jadi, tidak hanya menangani yang pulang, tapi masyarakat Natuna juga ditangani," kata Abdul.

Dalam kesempatan itu, Abdul mengatakan lokasi karantina dengan permukiman masyarakat berjarak sekitar 2 kilometer.

Baca Juga:

Mahasiswi Masuk Ruang Isolasi Usai Pulang dari Tiongkok, RSUD Dr Moewardi Pastikan Negatif Corona

Meski begitu, menilai jarak tersebut masih aman untuk warga Natuna. "Lebih kurang (jaraknya) 2 kilometer-lah. Jadi saya kira masih amanlah, " ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak warga yang melakukan eksodus dari Natuna. "Kalau masyarakat eksodus, Natuna bakal kosong," ujarnya. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan