Buntut Kicauan Novel, Kapolri Akan Kirim Tim ke Singapura
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ketiga kiri). (ANTARA/Aprilio Akbar) 0 shares Share
Menanggapi kutipan Novel Baswedan, yang menyebut bahwa ada oknum jenderal polisi yang terlibat dalam penyerangan terhadap dirinya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan segera mengirimkan tim ke Singapura guna melakukan pemeriksaan lebih dalam.
Berdasarkan pemberitaan dari salah satu majalah asing, penyidik senior KPK itu mengatakan bahwa ada salah seorang petinggi Polri di balik teror penyiraman air keras terhadap dirinya.
"Kita ingin pemeriksaan secepat mungkin agar isu (keterlibatan anggota Polri) bisa diklarifikasi," kata Tito di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/6).
Meskipun demikian, Tito belum mengetahui kapan akan menerjunkan tim untuk memeriksa Novel di Singapura.
Polri, lanjut dia, masih menunggu kesiapan Novel untuk dilakukan pemeriksaan.
"Pemeriksaan tergantung kesiapan Novel dan dari KPK, kami koordinasi sama Ketua KPK. Nanti, kalau Novel sudah siap dari kesehatan terutama," tandasnya.
Seperti diketahui, pada Selasa, 11 April lalu, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal. Kejadiannya, saat Novel usai pulang salat subuh.
Menurut istri Novel, suaminya disiram air keras di dekat rumah. Pelaku menyiramkan air keras ke Novel dari sepeda motornya saat Novel menoleh ke belakang.
Air keras itu mengenai sebagian wajah dan mata dan menyebabkan Novel harus dirawat di rumah sakit. Hingga kini Novel masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Singapura. (Pon)
Baca berita terkait penyiraman air keras Novel lainnya di: Siang Ini, Kapolri Temui Pimpinan KPK Bahas Dugaan Kasus Novel Baswedan
Bagikan
Berita Terkait
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Berantas Kejahatan Transnasional, Polri Tangkap dan Serahkan 14 Buron Interpol Red Notice
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Kapolri Klaim Institusi Polri ialah Lembaga Penegak Hukum Paling Dipercaya Rakyat Indonesia
Kapolri Tegaskan Siap Kirim Pasukan Saat Fase Rekonstruksi Bencana Sumatera Dimulai
Hari Natal, Presiden Prabowo Datangi Kapolri Listyo Sigit
DPR Ingatkan Rencana PP Penugasan Polri di Luar Struktur Tidak Tabrak UU