Bukan Hanya Anies, Jokowi Juga Perlu Dikritik karena Jakarta Kebanjiran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 28 Februari 2020
Bukan Hanya Anies, Jokowi Juga Perlu Dikritik karena Jakarta Kebanjiran

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Muslim Arbi berpendapat, seharusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut turun tangan untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta. Sebab, perkara ini bukan pekerjaan Gubrnur Anies Baswedan semata.

Arbi menyebut, Jokowi pernah dua kali berjanji untuk menuntaskan masalah banjir di ibu kota. Pertama saat masih menjadi Wali Kota Solo dan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI.

Baca Juga:

Fahira Idris Sebut Pansus Banjir Terlihat Kontraproduktif Jika Dipolitisir

Lalu, Jokowi kembali berjanji menyelesaikan masalah banjir ketika mencalonkan diri sebagai presiden. Kala itu, Jokowi masih menjabat Gubernur DKI.

"Artinya ini kan janji yang diucapkan di depan publik, kan begitu. Itu kan Pak Jokowo sudah berjanji, terlepas dari apa pun itu harus dipenuhi," kata Arbi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/2).

Presiden Joko Widodo. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)
Presiden Joko Widodo. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)

Muslim Arbi menambahkan, akibat Jokowi tidak memenuhi janjinya itu, Gubernur Anies yang selalu disalahkan.

"Kalau tidak, ini kan yang selalu disalahkan kan Gubernur. Padahal ada janji Presiden yang lebih besar daripada itu. Masalahnya kan gitu," jelas dia.

Menurut Muslim, persoalan Jakarta itu bukan semata-mata tanggung jawab gubernur. Jakarta adalah ibu kota negara. Terlebih, Gubernur Jakarta sebelumnya saat ini sudah jadi presiden.

Baca Juga:

Pansus Banjir DPRD DKI Baru Kerja Setelah Bahas Calon Duet Baru Anies

"Nah Si Presiden itu harus menunaikan janji-janjinya, itu masalahnya," terangnya.

Selain itu, Muslim mengaku tak setuju persoalan banjir ini dikaitkan dengan politik. Banjir adalah musibah bencana alam, bukan untuk politik.

"Banjir ya banjir, gak ada urusan dengan politik, menjegal Anies, atau pilpres, atau apa. Jadi kita lihat bahwa banjir itu kan persoalan alam, persoalan kemanusiaan, persoalan penataan ibu kota. Jadi gak usah menyalahkan siapa-siapa," ungkapnya. (*)

Baca Juga:

Anies Tak Masalah Subejo Mundur dari Kepala BPBD Saat Jakarta Dilanda Banjir

#Banjir Jakarta #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Indonesia
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Rampung Setahun, Tidak Boleh Gagal dan Mundur
Bagikan