Merahputih.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi meluncurkan program spesial Ramadan 1447 Hijriah bertajuk ‘Melangkah Dalam Kebaikan’ dengan membagikan lebih dari 520 ribu paket takjil gratis kepada pelanggan di seluruh halte BRT. Diharap, warga di perjalanan saat azan Magrib dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat. Selain pembagian takjil, Transjakarta juga mentransformasi fungsi halte menjadi ruang publik yang edukatif dan produktif.
“Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kedekatan emosional dengan seluruh lapisan masyarakat selama bulan suci Ramadan,” ujar Welfizon Yuza, Kamis (12/2).
Baca juga:
Takjil Berformalin Masih Beredar di Jakarta, Dijual di Pasar Rawamangun
Program Bukadijalan dan Kolaborasi Mitra Strategis
Aktivitas utama bertajuk 'Bukadijalan' menyasar 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek, hingga enam titik bus stop. Dalam menjalankan aksi sosial ini, Transjakarta menggandeng enam perusahaan ternama untuk menyediakan beragam produk, mulai dari biskuit gandum, air mineral, hingga buah-buahan segar.
Welfizon menegaskan bahwa pembagian takjil ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap mobilitas warga Jakarta yang tinggi menjelang waktu berbuka.
“Kami ingin memastikan mereka dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu," katanya.
Total logistik yang disiapkan mencakup 250.000 biskuit, ratusan ribu botol air mineral, serta puluhan ribu paket susu dan camilan sehat lainnya.
Edukasi Inklusif dan Pemberdayaan UMKM di Halte
Selain berbagi makanan, Transjakarta menghadirkan program 'Ngebuburide' yang menyasar anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan lansia dari panti Werda.
Baca juga:
Catat Rekor Baru, Transjakarta Layani 413 Juta Pelanggan dalam Setahun
Kegiatan ini meliputi bus tour dan workshop kreatif yang diadakan lima kali seminggu. Menurut Welfizon, langkah ini diambil untuk menanamkan edukasi transportasi publik sejak dini dengan cara yang menyenangkan.
Di sisi lain, Halte Ikonik MH Thamrin disulap menjadi 'Ramadan Corner' yang berfungsi sebagai pusat gaya hidup dan dukungan bagi UMKM lokal. Area ini memungkinkan pelanggan untuk berbelanja produk lokal sambil menikmati suasana estetik halte sembari menunggu waktu berbuka.
"Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Transjakarta hadir sebagai lifestyle hub yang humanis, di mana aspek sosial, edukasi, dan ekonomi berjalan beriringan," tandas Welfizon.