Budha Sutedja, Setiap Hari Menghadapi Juri kopi

P Suryo RP Suryo R - Senin, 26 Februari 2018
Budha Sutedja, Setiap Hari Menghadapi Juri kopi

Budha Sutedja profesional roaster Indonesia yang tinggal di Swedia. (Foto: dok. pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA jadi namanya tidak bergaung di Indonesia, namun bila menyebut namanya di Swedia, pasti banyak yang tahu. Khususnya yang terlibat dalam dunia kopi.

Pria berdarah Bali-Sunda ini memang menetap di Swedia dan memiliki usaha coffee shop. Tak sedikit tamunya yang menikmati kopi hasil olahannya. Baginya tamu yang datang ke tempatnya adalah juri-juri kopi.

Budha demikian akrabnya disapa, menekuni usaha kopinya tidak sengaja. Pria yang menyukai Joe Satriani ini tadinya berprofesi sebagai disc jockey (DJ). Ia sudah wara-wiri di dunia hiburan malam semasa tinggal di Bali.

Baru tahun 1995 Budha kemudian hijrah ke Swedia. Profesinya masih sama sebagai DJ di beberapa klub yang ada di negara itu. Namun profesinya sebagai DJ di Swedia kemudian perlahan meredup. Membuat Budha mulai memutar otak untuk bertahan di tanah rantau.

budha sutedja
Budha Sutedja. (Foto: dok. pribadi)

"Kemampuan dan ilmu cuman tamatan SMA mau nyari kerja di Europa susah tanpa ada keahlian apa apa," cerita Budha yang kelahiran Bandung, 10 Juni 1970.

Dari situlah kemudian ia mencoba peruntungan dengan memasuki dunia usaha kopi. Sebenarnya ia tidak memiliki kemampuan dalam dunia kopi. Ia hanya penikmat saja.

"Diawali karena saya memang suka ngopi dan rokok. Pada waktu saya masih sekolah dulu dan kebanyakan waktu itupun saya seringnya bolos di warung kopi...he...he...he...," kata penyuka musik psychedelic trance.

Disamping itu selama berada di Eropa Budha jarang menemukan kopi yang menurutnya enak. Dari situlah kemudian dia mulai mengolah kopinya sendiri.

"Áwalnya tahun 2003 tepatnya Desember saya buka warung kopi dan resto bersama istri saya. Karena dunia malam DJ sudah tidak memuaskan saya lagi," jelas Budha.

Semakin dalam kemudian Budha memasuki dunia kopi ini yang membuatnya mulai mengerti bagaimana mengolah kopi dan menjalankan usahanya. Dari hanya sebagai barista kemudian Budha menjadi profesional roaster.

"Profesi jadi roaster didasari keinginan untuk mencari rasa kopi yang pas dan enak di minum. Karena kadang saya minum kopi tidak enak dirasa. Sebelum jadi roaster, saya juga professional barista," ungkap Budha yang menyukai snowboarding. (psr)

#Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan