KETUA Panitia Olimpiade Paris 2024, Tony Estanguet, mengatakan keputusannya untuk mempertandingkan breakdancing di perhelatan olimpiade itu. Hal ini bertujuan untuk memikat para generasi muda dan mengundang penonton lebih banyak lagi di era internet ini.
Dilansir dari Antaranews, Jumat (18/12), Breakdancing menjadi jadi satu dari empat cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan dalam Olimpiade Paris 2024. Breakdancing dimasukan kedalam olimpiade ini bersama selancar, skateboarding dan panjat dinding setelah Komite Olimpiade Internasional memberikan sertifikasi pada awal bulan desember ini.
Baca Juga:
"Yang membuat kami tertarik terhadap olahraga ini adalah daya pikatnya terhadap generasi muda. Ini olahraga yang banyak dikonsumsi lewat platform digital, terutama oleh generasi muda," kata Estanguet dalam wawancara yang ditulis Reuters, Kamis (17/12).
"Sungguh impresif apa yang dilakukan para atlet secara teknik maupun fisik, itulah yang membuat kami tertartik dengan olahraga ini dan respon yang berdatangan sejauh ini cukup bagus," tambah Estanguet.
Meskipun dipertandingkannya breakdancing dalam olimpiade ini menuai kritik, Estanguet mengatakan respon yang positif dan cenderung mendukung juga tak sedikit.
"Tentu saja ada beberapa kritik, tetapi secara keseluruhan dari beberapa wilayah di Prancis, ada respon positif atas dipertandingkannya breakdancing sebagai olahraga baru," kata Estanguet.
Baca Juga:
Mengenal Crossfit, Olahraga Kekinian yang Banyak Digemari Artis
Estanguet mengatakan bahwa pihak panitia penyelenggara olimpiade selama ini memang berusaha mencari cabang-cabang olahraga baru untuk memperluas daya jangkau Olimpiade Paris 2024. Dan breakdancing menjadi salah satu yang terpilih karena dianggap memenuhi syarat dan breakdancing pernah diikutsertakan dalam Olimpiade Remaja tahun 2018 di Buenos Aires.
"Kami menemukan panjat dinding, skateboarding, selancar dan breakdancing, sehingga kami menambahkan ajang yang datang dari dunia berbeda, dengan penggemar yang mungkin memang tidak bertautan langsung dengan penikmat Olimpiade pada umumnya. Keputusan ini akan membuka kesempatan kami memperluas daya jangkau penggemar dan penonton," kata Estanguet.
Rencananya Olimpiade Paris 2024 akan berlangsung selama hampir satu bulan pada musim panas 2024, tepatnya pada 26 Juli dan akan berakhir pada 11 Agustus 2024. (Kna)
Baca juga:

