BPN Sesalkan Penolakan Prabowo-Sandi di Beberapa Daerah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 25 Februari 2019
BPN Sesalkan Penolakan Prabowo-Sandi di Beberapa Daerah

Capres Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur (Foto: Divisi Media dan Komunikasi BPN Prabowo-Sandi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyesalkan sejumlah aksi penolakan terhadap calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 di berbagai daerah di Indonesia.

"Kami sangat menyesalkan dan prihatin dengan aksi itu, sebab Prabowo-Sandi diganggu dengan cara-cara yang kurang lebih intimidatif," ujar Wakil Ketua BPN, Piyo Budi Santoso seperti dilansir Antara, Senin (25/2).

Semisal, pada pekan lalu, Prabowo sempat mendapat 'sambutan' dari massa yang mengatasnamakan pendukung Jokowi di kawasan Bulak-Kenjeran, kemudian Sandiaga Uno pada akhir pekan kemarin harus membatalkan kunjungannya di salah satu desa di Tabanan, Bali, dengan alasan sama.

Menurut PBS, sapaan akrabnya, cara-cara yang dilakukan dengan memobilisasi massa untuk mencegah calon presiden dan calon wakil presiden berkunjung seharusnya tidak boleh dibiarkan.

"Cara intimidatif tidak akan laku dan publik akan melihat bahwa ini perlakuan tidak adil," ucap sekretaris jenderal DPP Partai Berkarya tersebut.

Mantan politikus Golkar itu menyampaikan, seharusnya semua daerah di negeri ini tidak boleh ada yang mengklaim menjadi salah satu basis tertentu, bahkan pihaknya telah diingatkan oleh Prabowo dan Sandiaga agar tak melakukan cara serupa.

"Kami dilarang Prabowo melakukan penghadangan jika ada Pak Jokowi atau Kiai Ma'ruf berkunjung ke daerah," kata wakil ketua DPR RI periode 2009-2014 tersebut.

Pihaknya berharap cara-cara penghadangan atau mobilisasi massa untuk mengintimidasi calon presiden yang didukungnya dihentikan sehingga tidak mencederai politik dan pesta demokrasi di Tanah Air.

Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, kemudian Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02. (*)

Baca Juga: Ditolak Pendukung Jokowi-Amin di Bali, Sandi Ucapkan Terima Kasih

#Prabowo-Sandiaga #Pro Jokowi #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
David Febrian Sandi tegaskan dukungan pada Prabowo-Gibran adalah langkah sah melanjutkan visi Jokowi
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
Indonesia
Projo Siap Dukung Bobby Nasution, Ridwan Kamil, hingga Khofifah di Pilkada 2024
Relawan Pro Jokowi memastikan bakal mendukung ketiga sosok tersebut di Pilkada Sumatra Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Mei 2024
Projo Siap Dukung Bobby Nasution, Ridwan Kamil, hingga Khofifah di Pilkada 2024
Indonesia
Bantah Istana, NasDem Ungkap Jokowi yang Undang Surya Paloh Makan Malam
Pak Jokowi mengundang Pak Surya Paloh makan malam di Istana
Mula Akmal - Senin, 19 Februari 2024
Bantah Istana, NasDem Ungkap Jokowi yang Undang Surya Paloh Makan Malam
Indonesia
Cabut Laporan terhadap Butet, Projo: Jokowi Meminta, Kan Kawan Sendiri
Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut laporan kelompoknya terhadap seniman Butet Kartaredjasa di Polda DIY.
Frengky Aruan - Senin, 05 Februari 2024
Cabut Laporan terhadap Butet, Projo: Jokowi Meminta, Kan Kawan Sendiri
Indonesia
Jokowi dan Prabowo Bakal Hadir di Rakernas Projo Besok
Relawan Pro Jokowi (Projo) bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Istora Senayan, Jakarta pada 14-15 Oktober 2023.
Zulfikar Sy - Jumat, 13 Oktober 2023
Jokowi dan Prabowo Bakal Hadir di Rakernas Projo Besok
Indonesia
Pimpinan Projo Ganjar Ungkap Konflik di Internal Sukarelawan Jokowi
Projo bulat mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.
Zulfikar Sy - Kamis, 28 September 2023
Pimpinan Projo Ganjar Ungkap Konflik di Internal Sukarelawan Jokowi
Bagikan