BPN Klaim di Dua Provinsi Ini Elektabilitas Prabowo-Sandi Meningkat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 19 Februari 2019
BPN Klaim di Dua Provinsi Ini Elektabilitas Prabowo-Sandi Meningkat

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Pemenangan (BPN) mengklaim bahwa tren elektabilitas pasangan calon presiden dan wapres nomor urut 02 di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur semakin meningkat.

"Selama ini kita ingin unggul di setiap provinsi. Dua provinsi itu masih 50-50. Tapi melihat trennya, makin lama makin bagus. Dulu Prabowo-Hatta mungkin kalah telak, tapi ketika pilgub hampir imbang," kata Sekretaris BPN Hanafi Rais di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2).

Menurut dia, dengan kondisi itu tanda-tanda akan kemenangan sudah terlihat dan keinginan masyarakat sudah tidak terbendung lagi. "Insyaallah unggul atas petahana di dua provinsi itu (Jateng dan Jatim)," kata Hanafi.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini berpendapat hukuman politik kepada rezim yang sedang berkuasa saat ini akan diputuskan dalam bilik suara, ketika rakyat memilih pasangan Prabowo-Sandi pada 17 April 2019.

"Insyaallah itu akan menjadi kenyataan dengan rida Allah SWT. Kerja keras di lapangan, di desa-desa itu penting. Sosok Prabowo sekarang tidak terpancing dengan capres sebelah yang bicaranya pribadi, dan tampilkan angka-angka yang tidak valid," katanya.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR ini, semua relawan, kader parpol koalisi Indonesia Adil Makmur harus militan dalam memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres mendatang.

Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)
Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)

"Kita militan terus. Di DPR tiap komisi, seperti Komisi I, kita melihat ada ketidakadilan, kesalahan pemerintah, itu kita koreksi. Yakinlah, kita ini militan. Baik pimpinan DPR, maupun pimpinan komisi. Kita lakukan dengan cara-cara parlemen," tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Muhammad Taufik mengajak seluruh relawan dan masyarakat Indonesia untuk memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

"Tinggal 57 hari lagi kita akan melaksanakan pilpres. Mari kita bergerak memenangkan Prabowo-Sandi," ujar Taufik.

Seknas Prabowo-Sandi sendiri telah didirikan oleh masyarakat di sejumlah kabupaten/kota sebagai daya juang untuk memenangkan Prabowo-Sandi.

#Prabowo Subianto #Pilpres 2019 #Prabowo-Sandiaga
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Presiden Prabowo Subianto saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Banyak yang bocor, terus kita kejar. Uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Indonesia
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Bagi Prabowo, indikator keberhasilan kepemimpinannya adalah ketika kesejahteraan petani meningkat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Indonesia
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan penghindaran konflik kepentingan dalam proses penegakan hukum
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Panen Raya dan Umumkan Swasembada Pangan 2025
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan paparan dalam acara panen raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Hadiri Panen Raya dan Umumkan Swasembada Pangan 2025
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Retret Kabinet di Hambalang Jadi Forum Evaluasi dan Penguatan Soliditas Pemerintah
Kapoksi Komisi II DPR, Ujang Bey menilai, retret kabinet di Hambalang penting untuk menyamakan persepsi.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Retret Kabinet di Hambalang Jadi Forum Evaluasi dan Penguatan Soliditas Pemerintah
Indonesia
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Presiden RI, Prabowo Subianto, membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Mendagri, Tito Karnavian, menjadi ketuanya.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian Jadi Ketua
Indonesia
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat bercanda soal mengawasi gerak-gerik PKB. Menurut pengamat, hal itu bukanlah guyonan semata.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Indonesia
Mensesneg Pastikan Konflik AS-Venezuela tak Ganggu Negosiasi Tarif Impor RI
Mensesneg, Prasetyo Hadi memastikan, bahwa konflik AS-Venezuela tak mengganggu negosiasi tarif impor RI.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Mensesneg Pastikan Konflik AS-Venezuela tak Ganggu Negosiasi Tarif Impor RI
Bagikan