Pilpres 2019

BPN: Kebijakan Prabowo-Sandi Bersahabat untuk Pelaku Usaha

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 25 Januari 2019
 BPN: Kebijakan Prabowo-Sandi Bersahabat untuk Pelaku Usaha

Mardani Ali Sera berbicara dalam diskusi di markas BPN Prabowo-Sandi (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan memberlakukan pajak yang berkeadilan.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera, mengatakan tidak hanya berkomitmen pajak yang berkeadilan, namun kebijakan ekonomi yang ada dalam visi misi pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 itu bersahabat kepada pelaku usaha.

"Kebijakan Prabowo-Sandi perekonomian itu sangat friendly to business, bukan hanya menurunkan pajak badan usaha, tetapi lebih dari itu tadi. Prabowo-sandi ingin ramah kepada pelaku usaha, pada saat yang sama pengeluarannya yang berkualitas, dan adil makmurnya terjaga dengan baik," kata Mardani dalam diskusi 'Menilik Politik Pajak Rendah dan Berkeadilan' di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Seiwijaya, Jakarta Selatan, Jumat (25/1).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menerangkan, aturan yang akan diterapkan Prabowo-Sandi di antaranya adalah pajak yang rendah dan berkeadilan bagi pelaku usaha kecil dan menengah agar ekonomi di kalangan masyarakat menengah terus berjalan.

Prabowo-Sandi bersama emak-emak
Prabowo-Sandi mendapat dukungan dari emak-emak (MP/Ponco Sulaksono)

"Kalau pajak rendah, bunga Bank makin rendah, jadi uang ada di sektor riil. Regulasi pajak rendah dan berkeadilan segera memperbaiki pengeluaran yang berkualitas, mana-mana rencana yang punya pengaruh tinggi akan dikelola. Pajak buku dihapuskan, keuntungan dibuat tetap," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Peneliti Ekonomi Universitas YARSI, Anis Byarwati mengatakan, Bapak Ekonomi Islam, Ibnu Khaldun pada masanya juga menekankan pajak yang rendah dalam karya-karyanya agar aktivitas ekonomi dalam masyarakat bisa berjalan lancar.

"Jadi Ibnu Khaldun itu menekankan pajak yang rendah agar masyarakat bisa melakukan aktifitas ekonomi, dan bersemangat melakukan aktifitas ekonomi, dan masyarakat jadi produktif. Karena pajak yang tinggi menyebabkan lesunya kegiatan ekonomi di masyarakat," jelas Anis.

Jika Prabowo-Sandi melakukan hal demikian seperti pemikiran Ibnu Khaldun, maka jalannya roda perekonomian di tengah masyarakat khususnya menengah akan terus berjalan.

"Dan dengan pajak yang rendah, maka pendapatan justru akan meningkat, karena rakyat yang produktif itu akan menjadi sumber pendapatan bagi negara," kata Anis.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ahok Sambangi Djarot Usai Bebas, Hasto: Mereka Sahabat Sejati

#Prabowo Subianto #Sandiaga Uno #Mardani Ali Sera #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Indonesia
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meluncurkan 11 proyek hilirisasi di IWIP Maluku Utara. Nantinya, ada ekspor perdana baterai EV.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi Rp 180 Triliun di IWIP Malut, Ekspor Perdana Baterai EV
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Presiden Prabowo Subianto panggil 800 Pati TNI-Polri di Istana. Dudung menyebut pertemuan membahas keamanan dan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
800 Pati TNI-Polri Dipanggil ke Istana, Prabowo Beri Taklimat Keamanan dan Pertahanan
Bagikan