MerahPutih Olahraga- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terus melakukan verifikasi terhadap bakal calon klub-klub peserta ISL 2015.
Karena masih banyak data yang belum lengkap diserahkan oleh PT Liga Indonesia, maka para tim verifikasi ini tetap memaksimalkan sesuai dengan tupoksi mereka.
Dikatakan Sekretaris Jenderal BOPI Heru Nugroho di Kantor Kemenpora dalam jumpa pers kepada awak media bahwa Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) baru saja menyelesaikan pertemuan dengan Tim sembilan dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Dari hasil proses verifikasi yang dilakukan sejak Jumat pekan lalu, baru mencapai sekitar 30-40 persen yang pihaknya diverifikasinya.
"Namun tetap kami berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia dan kami sudah mengembalikan kepada PT LI apa-apa saja yang harus dilengkapi," ungkap Sekretaris BOPI di Kantor Kemenpora Senayan Jakarta Pusat Jumat (13/2).
Hal ini juga ada tiga pokok persyaratan yang tidak bisa ditoleransikan oleh klub dan wajib dipenuhi oleh peserta ISL dan harus segera dilunasi tunggakan gaji kepada pemain, pelatih, dan ofisial, dengan menyertai bukti pelunasannya.
Baca Juga: Pengurus KONI Sambangi Kantor PSSI
Kedua, seluruh klub peserta ISL 2015 harus menyertakan dokumen kontrak kerja terhadap pemain, pelatih, dan ofisial kepada BOPI. Dan yang terakhir adalah, operator ISL dan klub peserta harus segera menyerahkan NPWP dengan disertakan bukti pembayaran dan pelunasan pajak, serta persyaratan lain yang ditetapkan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
Lanjutnya ada juga beberapa hal yang menjadi rekomendasi oleh Tim Sembilan, dan tidak bisa tidak soal bukti pelunasan gaji, ada dokumentasi pembayaran pajak, dan juga dokumentasi kontrak pemain harus dilampirkan. Sebab tiga hal ini menjadi hal yang paling penting," tegas Heru lagi.
Heru menambahkan bahwa sementara sisa persyaratan yang lainnya masuk dalam variabel verifikasi BOPI diantaranya pembinaan atlet, dan pembinaan usia dini, serta jaminan bank, masih bisa ditoleransi dan menyusul hingga pertengahan musim. Walaupun begitu kami akan tetap minta. Sebagian sudah ada, tapi mungkin menyusul," tutupnya. (gms).