MerahPutih.com - Alih-alih bermain aman, klub promosi Garudayaksa FC, milik Presiden Prabowo Subianto, siap membuktikan ke publik mematahkan label cap “tim calon degradasi”, dengan mencanangkan target ambisius di Super League 2026/2027.
Jumat (4/9) kemarin, CEO Garudayaksa FC Muhamad Reza Anugrah menargetkan finis di posisi lima besar musim ini dalam acara "Peluncuran Sponsorship Utama dan Jersey Baru oleh Zentara dan Garudayaksa" di Jakarta.
Baca juga:
Sebuah ambisi yang dianggap berani untuk sebuah klub promosi. Hari ini, pelatih anyar mereka Milos Joksic justru sedikit menurunkan target masuk posisi enam besar di akhir kompetisi tahun depan.
Mungkin target itu cukup tinggi, tetapi itulah sesuatu yang harus kami coba capai musim ini. Kami harus berjuang untuk itu,
Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (5/9).
Garudayaksa FC Tancap Gas Setelah Laga Ketiga
Pelatih asal Serbia itu mengakui persiapan awal musim tim memang belum sepenuhnya matang. Namun, dia menolak tegas cap Garudayaksa FC sebagai tim underdog yang hanya akan berkutat di zona degradasi.
“Saya mendengar ada yang menyebut kami underdog. Saya suka itu. Tetapi, kami bukan underdog," tegas Joksic
Musim ini dilansir Antara, laga perdana Garudayaksa akan berlangsung Minggu (6/9) di Stadion Jatidiri, Semarang, menghadapi tuan rumah Java United.
Baca juga:
Garudayaksa Klub Prabowo Tolak Label Tim Calon Degradasi, Coach Joksic: Kami Bukan Underdog
Joksi mengungkapkan tiga laga awal akan menjadi massa penjajakan untuk skuadnya, setelah itu Garudayaksa akan tancap gas mengejar target minimal peringkat 6 di akhir kompetisi.
Saya perkirakan performa terbaik belum akan terlihat dalam tiga pertandingan pertama. Tapi mulai Oktober, saya berharap sesuatu yang spesial akan terlihat,
Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic
Usung Taktik Gabungan Total Football-Gegenpressing
Untuk mengejar target itu, Joksic mengawali fokus utama membangun kepercayaan diri para pemain dan level manajemen klub untuk mematahkan stigma tim underdog dari publik.
"Tim saya harus memiliki kepercayaan diri," imbuh juru taktik yang resmi bergabung bergabung dengan Garudayaksa sejak 21 Juli 2026 itu.
Dari sisi permainan, Tim Garudayaksa akan mengusung pola permainan gabungan Total Football dengan Gegenpressing yang sebelumnya Joksic pelajari saat mengambil lisensi UEFA Pro bersama Jurgen Klopp.
Kepercayaan diri, bermain cepat, melakukan umpan yang baik, dan mampu menguasai bola dengan baik. Saya percaya kepada tim saya,
Pelatih Garudayaksa FC Milos Joksic.
(*)