Boeing 747 Maskapai Ini 'Pensiun'

Leonard Leonard - Rabu, 22 Juli 2020
Boeing 747 Maskapai Ini 'Pensiun'

Dikenal dengan nama "Queen of the Skies". (Foto Unsplash/Isaac Struna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASKAPAI British Airways mengumumkan pesawat “Queen of the Skies” Boeing 747 mereka telah melakukan penerbangan terakhir.

Maskapai ini awalnya tadinya ingin menghentikan pengoperasian Boeing 747 pada 2024. Namun akibat pandemi COVID-19, beban keuangan sangat dirasakan. Akibatnya pesawat bertingkat ini kemungkinan besar harus mengakhiri masa baktinya.

Baca juga:

Boeing 737 Max Lakukan Uji Terbang

1
Banyak maskapai yang lebih dulu mengakhiri penggunaan. (Foto: Unsplash/John Bowe)

"Meskipun berat, ini adalah hal paling logis untuk kami usulkan," kata Ketua dan CEO British Airways Alex Cruz dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat.

Ketika maskapai ini berupaya mencapai nol emisi bersih pada 2050, 747 pesawat yang "haus bahan bakar" perlahan-lahan telah dihapus. Semata-mata demi peremajaan pesawat baru seperti Airbus A350 dan Boeing 787. Kedua pesawat itu memiliki keunggulan 25 persen lebih efisien bahan bakar dibandingkan Boeing 747.

"Begitu banyak orang, termasuk ribuan kolega kami di masa lalu dan sekarang, telah menghabiskan waktu berjam-jam di dan bersama pesawat-pesawat indah ini," terang Cruz.

Baca juga:

Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar

2
Membutuhkan banyak bahan bakar. (Foto: Unsplash/Francois Van)

British Airways mengoperasikan penerbangan Boeing 747 pertamanya dari London ke New York pada 1971. Ini merupakan pesawat pertama yang diberi nama "jumbo jet" dan selama bertahun-tahun merupakan simbol penerbangan modern.

Akhir dari era jumbo jet telah diprediksi selama bertahun-tahun. Bahkan sebelum pandemi COVID-19. Perusahaan penerbangan telah berpaling dari jet jumbo dan memilih pesawat berbadan ramping yang lebih hemat bahan bakar.

Bloomberg melaporkan Boeing akan menghentikan produksi 747 pada 2022. Airbus double-decker A380 yang sejenis Boeing 747 akan menghentikan produksinya pada 2021.

2017 lalu United Airlines pensiunkan pesawat Boeing 747 terakhirnya dengan royal-send-off. Ini adalah salah satu dari 747 terakhir yang terbang untuk maskapai penerbangan AS. (lgi)

Baca juga:

Jet Kargo Terbesar Boeing Terbang Perdana Memerangi COVID-19

#Maskapai Penerbangan #Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Suasana bongkar muat barang untuk bagasi pesawat Super Air Jet di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPN DTP Tiket Pesawat Libur Nataru 2027
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Landasan pacu sempat ditutup sementara akibat kejadian Garuda Indonesia mengalami pecah ban di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Bandara Hasanuddin Kembali Normal Usai Insiden Garuda Pecah Ban, Runway Sudah Dibuka!
Bagikan