Kesehatan

Body Combat, Cara Fun Bakar Lemak

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 02 Januari 2018
Body Combat, Cara Fun Bakar Lemak

Salah satu cara seru untuk bakar lemak adalah Body Combat (Sumber Foto: Les Mills)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK cara yang bisa dilakukan untuk memiliki tubuh ideal dengan cepat. Tentu saja, cara paling pas dan sehat adalah olahraga. Nah, salah satu olahraga yang sedang digemari anak-anak gym, terutama perempuan adalah body combat.

Olahraga tersebut awalnya dikembangkan oleh Les Mills, sebuah perusahaan penyuplai alat kebugaran asal Selandia Baru. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan body combat? Jadi, body combat adalah olahraga yang menggabungkan gerakan berbagai macam bela diri (martial arts) yang dipadukan dengan musik.

’’Ada banyak macam bela diri yang digabungkan menjadi satu dalam body combat,’’ kata Sisca, salah seorang instruktur body combat di Gold’s Gym, Kalibata City Square, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ketika ditemui Merahputih.com beberapa waktu lalu. Dia menambahkan, ada empat macam bela diri yang digabungkan. Yaitu tinju, karate, taekwondo, muay thai, dan jiujitsu.

Misalnya, jurus-jurus tinju yang muncul dalam body combat adalah ketika melakukan pukulan. Saat melakukan gerakan memukul hidung lawan, artinya arah tangan harus lurus dan lebih tinggi (straight). Gerakan memukul dagu lawan, berarti ayunan tangan bergerak dari bawah ke atas. Sementara untuk gerakan menendang diadopsi dari muay thai. Arah kaki lurus ke depan, ke samping atau mendorong ke arah belakang. Seluruh gerakan tersebut diulang hingga beberapa kali.

Salah satu gerakan Body Combat (Sumber Foto: Les Mills)

Gerakan-gerakan tersebut terlihat ketika Sisca memimpin salah satu kelas body combat di tempat kebugaran itu. Para peserta kelas melakukan tendangan, tinjuan, dan sesekali berteriak untuk membangkitkan semangat. Single milik Marshmellow berjudul Alone diputar untuk menemani para peserta berolahraga.

Mereka mengawali dengan gerakan-gerakan ringan sebagai pemanasan. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan-gerakan memukul dan menendang dengan intensitas lebih tinggi. Tujuannya untuk menaikkan heart rate peserta. Sesi body combat yang berlangsung selama satu jam itu diakhiri dengan gerakan pendinginan.

Menurut Sisca, para peserta disarankan untuk tidak berhenti di tengah-tengah sesi latihan. ’’Jika itu dilakukan, heart rate mereka secara drastis barubah yang berakibat membahayakan jantung,’’ ujar perempuan yang saat ditemui itu mengenakan push-up bra berwarna tosca dan training pack senada itu.

Untuk mengikuti kelas body combat, peserta tidak diwajibkan untuk menguasai ilmu bela diri. Itu karena instruktur akan menuntun gerakan mereka. Selain itu, tidak ada lawan yang mereka hadapi. Kendati demikian, bukan berarti tidak ada risiko. Sisca menjelaskan, para peserta harus bisa mengukur kemampuan mereka untuk meminimalkan risiko cedera.

Mendengar ada tendangan dan pukulan, body combat terdengar sedikit menyeramkan ya. Tapi tenang, kalau tahu seberapa efektif body combat ampuh bikin Anda langsing, segala jerih payah itu tidak akan sia-sia.

Gerakkan body combat melibatkan seluruh bagian tubuh dari telapak tangan, lengan, perut, paha, betis, telapak kaki, hingga punggung kaki. Tak heran, body combat dapat membakar lemak sebanyak 500–700 kalori setiap sesi latihan.

Hal tersebut memberi pengaruh dalam pembentukan otot secara maksimal, sehingga tubuh lebih kencang dan ramping dalam waktu singkat.

Salah seorang peserta kelas yang merasakan manfaat dari body combat adalah Anna Asmaul, (25). Dia menuturkan, gerakan yang variatif dan fun, membakar lemak secara efektif, serta pilihan lagu yang kekinian membuatnya enjoy mengikuti kelas body combat. ’’Biar pun badan pegal, tapi hati tetap happy,’’ seru perempuan yang bekerja sebagai dokter itu. So, let’s start to kick and punch, ladies. (Avia)

#Kesehatan #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Bagikan