BNPB Ingatkan 23 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Pergerakan Tanah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 13 Oktober 2017
BNPB Ingatkan 23 Kecamatan di Kabupaten Bandung Rawan Pergerakan Tanah

Ilustrasi. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati.

Pasalnya, BPBD Bandung mendampatkan tembusan dari Badan Geologi Bandung dan hasil survei serta pemantauan lapangan bahwa terdapat 23 dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung rawan pergerakan tanah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan mengaku, sudah sejak lama Badan Geologi mengingatkan bahaya pergerakan tanah di Kabupaten Bandung.

"Setelah mendapatkan informasi ini, kami bersama Badan Geologi juga turut dilibatkan untuk memastikan lokasi kejadian, khususnya pergerakan tanah. Apakah aman untuk ditempati, dievakuasi atau harus ditinggalkan oleh para penghuninya," kata Tata kepada wartawan di Bandung, Jumat (13/10).

Menurut dia, 23 kecamatan yang rawan pergerakan tanah itu, di antaranya rawan longsor, patahan tanah, dan luncuran tanah. "Kerawanan pergerakan tanah itu yang harus diantisipasi dan diwaspadai karena selama ini, khususnya di Kabupaten Bandung sering terjadi," katanya.

Bahkan, dari puluhan kecamatan yang rawan pergerakan tanah itu di antaranya Kecamatan Kutawaringin, Pasirjambu. "Di Pasirjambu itu cukup banyak titik rawan pergerakan tanah," tandasnya.

Tidak hanya itu, kondisi serupa, yaitu di Kecamatan Ciwidey, Rancabali, juga terdapat titik lokasi yang rawan terjadi patahan lahan yang berpotensi terjadinya longsor. "Selain rawan pergerakan tanah, juga rawan pohon tumbang," katanya.

Tata mengatakan, pada kawasan pegunungan yang meliputi Kecamatan Kertasari, Pacet, Ibun, Ciparay, juga diketahui ada titik rawan longsor. Kawasan Cijapati, Kecamatan Cikancung harus tetap diwaspadai, terutama pada lereng yang rawan longsor.

"Kawasan Desa Dampit dan Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka yang berbatasan dengan Sumedang tetap harus diwaspadai. Pasalnya, di jalur jalan ke Curug Cinulang sudah beberapa kali terjadi longsor," katanya.

Tata mengatakan, untuk mengantisipasi ancaman pergerakan tanah, BPBD memasang rambu-rambu peringatan dini di lokasi rawan longsor, banjir, pohon tumbang, dan titik evakuasi disaat terjadi bencana alam.

Selain memasang rambu-rambu, kata Tata, BPBD telah melayangkan surat ke semua kecamatan untuk mengantisipasi lebih dini ancaman bencana banjir, pergerakan tanah, maupun longsor.

"Kami berharap ada kesiapsiagaan, kewaspadaan ancaman bencana alam untuk mengurangi risiko bencana tersebut. Artinya, aparat yang ada di lapangan atau wilayah siaga. Jangan sampai mengandalkan BPBD saja, minimal adanya ancaman bencana itu sudah terdeteksi secara dini oleh aparat setempat," katanya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya terkait transportasi onlinedalam artikel: Pengemudi Ojek Online di Bandung Gelar Doa Bersama

#Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Indonesia
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
BNPB memperbarui data korban gempa NTT, Sabtu (15/8). Sebanyak 14 orang meninggal dunia, kemudian 13 lainnya luka-luka.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
12 Kecamatan di Tangerang Alami Krisis Air Akibat Kekeringan
Indonesia
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda bagian utara siaga level III dari sebelumnya waspada level II.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Juli 2026
Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, BPBD Wanti-wanti Nelayan Tidak Mendekat
Indonesia
SD di Magetan Roboh Setelah Hujan Melanda Magetan Jawa Timur
Kerja bakti pembersihan material bangunan yang roboh dilaksanakan pada Senin (13/4) pagi mulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel BPBD, pihak sekolah, dan warga setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
SD di Magetan Roboh Setelah Hujan Melanda Magetan Jawa Timur
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Korban ditemukan di aliran sungai daerah Mitis. Jenazah masih dalam keadaan utuh. Di mana, kostum yang dikenakan korban saat mendaki masih melekat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Indonesia
Luas Area Karhutla Tertangani di Aceh Barat 41,4 Hektare, Tersisa 16,3
Secara total, luas area karhutla di Aceh Barat mencapai 57,7 hektare.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Februari 2026
Luas Area Karhutla Tertangani di Aceh Barat 41,4 Hektare, Tersisa 16,3
Bagikan