BMW Manfaatkan Jaring Ikan dan Tali Daur Ulang untuk Mobil Terbarunya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 15 September 2022
BMW Manfaatkan Jaring Ikan dan Tali Daur Ulang untuk Mobil Terbarunya

BMW ingin ciptakan produk dan manufaktur yang lebih ramah lingkungan. (Foto: Unsplash/Dave Robinson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BMW sedang mengembangkan platform baru untuk kendaraan listrik masa depan yang disebut Neue Klasse. Produk pertama yang menggunakan arsitektur baru ini akan tiba pada tahun 2025. Lebih dari sekadar penggerak listrik, namun juga memanfaatkan bahan daur ulang.

Mengutip laman Motor1, Selasa (13/9), model Neue Klasse juga akan menggabungkan jaring ikan dan tali daur ulang ke dalam potongan trim interior dan eksteriornya. Bekerja sama dengan perusahaan Denmark Plastix, BMW memiliki proses yang mampu mengubah jaring dan tali menjadi butiran plastik yang cocok untuk pencetakan bagian mobil.

Produsen otomotif asal Jerman itu berencana untuk menggunakan potongan plastik daur ulang di potongan trim interior dan eksterior yang terlihat dan tidak terlihat, dengan penggunaan limbah mencapai sekitar 30 persen dari total bahan baku.

BMW ingin meningkatkan proporsi bahan daur ulang yang digunakan dalam plastik di kendaraan baru dari sekitar 20 persen saat ini menjadi 40 persen pada 2030.

Baca juga:

Kisah Sang Legenda BMW E30, Catatan Si Boy dan Andre Taulany

Bahan nilon daur ulang telah digunakan di BMW iX. (Foto: BMW)

Proses ini menjaga jaring dan tali agar tidak mencemari lautan dan tempat pembuangan sampah, serta menghasilkan jejak karbon 25 persen lebih rendah daripada plastik yang diproduksi secara konvensional.

BMW telah menggunakan nilon daur ulang yang disebut Econyl untuk membuat benang sintetis. Econyl dipakai pada alas lantai untuk BMW iX dan BMW X1.

Dorongan BMW menuju elektrifikasi juga mencakup dorongan menuju keberlanjutan. Pada 2021, produsen mobil itu meluncurkan mobil konsep i Vision Circular, EV empat kursi yang menggunakan 100 persen bahan daur ulang, termasuk paket baterai.

BMW merancang mobil untuk memenuhi empat prinsip yakni Re:think (menimbang kembali), Re:duce (mengurangi), Re:use (menggunakan kembali), dan Re:cycle (mendaur ulang).

Baca juga:

BMW X7 2023 Sudah Meluncur, Tampilannya Lebih Gahar

BMW ingin ciptakan industri otomotif hijau hingga ke pabriknya. (Foto: BMW)

Perusahaan telah memasukkan bahan daur ulang ke dalam kendaraan mereka selama bertahun-tahun, dan mencoba mengurangi emisi rumah kaca global, menghilangkan limbah, dan mengurangi polusi membuat mereka berpikir kreatif tentang masa depan manufaktur mobil.

BMW ingin memangkas jejak emisi karbon global globalnya sebesar 50 persen di 2030, termasuk membersihkan proses manufaktur. Bahan daur ulang kemungkinan akan menjadi lebih integral dalam proses pembuatan mobil di tahun-tahun mendatang.

Adapun mobil Neue Klasse pertama akan menjadi sebuah sedan listrik compact, disusul dengan SUV compact. Platform itu akan mampu mendukung produksi mesin bensin untuk bertahan dalam model M setidaknya hingga 2030. (waf)

Baca juga:

BMW X3 Varian Terbaru Mengaspal di Indonesia

#Daur Ulang #BMW #Otomotif #Mobil Listrik #Ramah Lingkungan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
AC Milan dan BMW Resmi Perpanjang Kerja Sama untuk Musim Keenam Berturut-turut
AC Milan dan BMW Italia kembali melanjutkan kerja sama strategis mereka.
Yusuf Abdillah - Kamis, 17 September 2026
AC Milan dan BMW Resmi Perpanjang Kerja Sama untuk Musim Keenam Berturut-turut
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Indonesia
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Mobil listrik BYD resmi menutup keran impor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Bagikan