BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Masuk Puncak Kemarau pada Agustus

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 01 Agustus 2020
BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Masuk Puncak Kemarau pada Agustus

Ilustrasi musim kemarau. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penguatan angin Monsun Australia yang mengalirkan massa udara dingin dan kering dari Benua Australia menuju Asia melewati Samudera Indonesia dan wilayah Benua Maritim Indonesia, menyebakan musim kemarau di tanah air.

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, wilayah-wilayah yang sebagian besarnya tengah mengalami musim kemarau di antaranya, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Jawa Timur, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Barat, pesisir utara Banten, DKI, Sumatera Selatan bagian timur, Jambi bagian timur, sebagian besar Riau, sebagian besar Sumatera Utara, pesisir timur Aceh.

Baca Juga

Pulau Pahawang, Snorkeling, Diving dan Bercanda Bersama Nemo

Lalu, kemarau juga terjadi di Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Timur bagian timur, Kalimantan Selatan bagian utara, Sulawesi Barat bagian selatan, Pesisir selatan Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara bagian utara, Maluku bagian barat, Papua Barat bagian timur, dan Papua bagian utara dan selatan.

BMKG mengatakan, menguatnya aliran angin Monsun Australia biasanya berkaitan dengan perkembangan sistim tekanan tinggi atmosfer di atas Benua Australia yang mendorong masa udara memiliki aliran yang lebih kuat dari biasanya.

Saat ini kecepatan angin terutama di bagian selatan Jawa dan Bali dilaporkan menunjukkan kecepatan angin yang lebih kuat di Lombok, Denpasar, Solo, Jogja, Bandung: 10 - 20 knot; Jakarta, Semarang, Surabaya: 5 - 10 knot, dengan 1 knot ~ 0.5 m/s).

Kota-kota di bagian selatan Jawa dan Bali juga menunjukkan suhu udara yang relatif lebih dingin sedikit dibanding bagian utara, misalnya pada siang hari Lombok, Denpasar suhu 26- 28°C, saat yang sama di Semarang, Jakarta, Surabaya 30-31°C.

"Sedangkankan pada malam hingga pagi hari, suhu minimum tercatat pada 29 Juli terendah 10,4°C di Ruteng, NTT, di Malang dan Bandung 17°C, di Padang Panjang 18°C," kata BMKG dalam keteranganya, Jumat (31/7).

Musim kemarau telah berdampak menimbulkan potensi kekeringan secara meteorologis pada 31% ZOM berdasarkan indikator Hari Tanpa Hujan berturut-turut (HTH) atau deret hari kering yang bervariasi dalam hitungan hari hingga bulan.

Deret hari kering terpanjang lebih dari dari 2 bulan dialami beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur, yaitu Belu, Kota Kupang, dan Timor Tengah Selatan dan di Dompu, Nusa Tenggara Barat.

"Daerah daerah ini sudah mendapatkan edaran Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis yang dikeluarkan oleh Deputi Klimatologi BMKG tertanggal 24 Juli 2020* dengan Status AWAS (kode merah) Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis," kata BMKG.

Bulan Agustus merupakan bulan yang diprediksikan oleh BMKG sebagai Puncak Musim Kemarau bagi sebagian besar wilayah yang telah mengalami kemarau. Sebanyak 65% ZOM akan mengalami puncak musim kemarau ini yaitu sebagian besar wilayah NTT, NTB, Bali, sebagian besar Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, dan sebagian Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi Selatan serta Papua bagian selatan.

"Sementara 19% ZOM diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada bulan September, yaitu meliputi sebagian besar Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian selatan, tengah dan timur, Sulawesi bagian barat dan Maluku," jelas BMKG.

Baca Juga

Di Era Kenormalan Baru 73 Persen Traveler Memilih Wisata Dalam Negeri

Puncak Musim Kemarau didefinisikan sebagai bulan atau periode waktu terkering dimana curah hujan yang turun di wilayah yang sedang mengalami kemarau berada pada tingkat paling rendah / minimum.

BMKG menghimbau Pemerintah Daerah, pengambil keputusan dan masyarakat luas untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak puncak musim kemarau terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan ketersediaan air bersih. (Knu)

#BMKG #Kemarau #Musim Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca besok 21 September 2026 menurut BMKG. Cek wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat dan angin kencang, termasuk Jakarta.
ImanK - Minggu, 20 September 2026
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Indonesia
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sabtu Sore hingga Malam, Simak Prakiraan BMKG
BMKG memprakirakan sebagian wilayah Jakarta diguyur hujan ringan pada Sabtu sore hingga malam. Simak prakiraan cuaca Jakarta berdasarkan waktu dan wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sabtu Sore hingga Malam, Simak Prakiraan BMKG
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia pada Jumat, 18 September, Angin Kencang Mengancam
Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk Jumat, 18 September 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia pada Jumat, 18 September, Angin Kencang Mengancam
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jakarta pada Jumat, 18 September
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Ibu Kota berpotensi diguyur hujan ringan pada waktu yang berbeda Jumat, 18 September 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jakarta pada Jumat, 18 September
Indonesia
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
El Nino ekstrem hingga Desember 2026 mengancam kepunahan satwa endemik NTB akibat kekeringan parah
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
El Nino Ekstrem Kepung NTB, Satwa Endemik Terancam Punah Dilindas Kemarau
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Kamis, 17 September.
Frengky Aruan - Kamis, 17 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Padang Waspada Hujan Lebat, Kota Besar Lain Berawan pada Kamis, 17 September
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Langit Cerah Sepanjang Hari, Bersiap Hadapi Suhu Panas
Cari tahu prakiraan cuaca Jakarta hari ini dari BMKG. Langit diprediksi full cerah di seluruh wilayah Ibu Kota, cek detail suhu dan kelembapannya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Langit Cerah Sepanjang Hari, Bersiap Hadapi Suhu Panas
Bagikan