BMKG Prediksikan Cuaca Buruk untuk Wilayah Jawa Tengah
Ilustrasi. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah di Jawa Tengah akan dilanda cuaca buruk.
"Ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Senin (1/1).
Dia menjelaskan, wilayah yang berpotensi hujan adalah Purworejo, Rembang Timur, Magelang, dan sekitarnya. BMKG juga memprakirakan potensi hujan lebat tersebut akan meluas ke wilayah Blora, Grobogan, dan sekitarnya.
"BMKG juga memprakirakan, wilayah Pantura Tengah dan Pantura Timur berpotensi hujan dengan intensitas ringan dan potensi tersebut meningkat pada malam hari," katanya.
Sementara itu, dia menambahkan bahwa Kabupaten Banjarnegara diprediksi berawan.
"Banjarnegara berawan, angin dari arah Barat Daya menuju Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 15 kilometer/jam," katanya.
BMKG terus mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi genangan, banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor di kawasan yang berpotensi hujan lebat.
"BMKG terus mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan," tandasnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Jakarta Dilanda Hujan Buruk, Pekerja Diminta Work From Home
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari