Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Kawasan IKN, untuk Apa?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 21 Juni 2024
BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Kawasan IKN, untuk Apa?

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus dikebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai melakukan Operasi Modifikasi Cuaca di kawasan IKN.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menuturkan, modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah pembangunan IKN. Daerah yang dilakukan modifikasi cuaca yakni Selat Makasar, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser.

Modifikasi cuaca ini didukung oleh armada pesawat Casa 212-400 dengan registrasi A-2114 milik Skadron 4 TNI AU.

Baca juga:

DPR Puji Langkah BNPT Cegah Teroris Susupi Acara HUT RI di IKN

"Modifikasi cuaca untuk menunjang percepatan pembangunan infrastuktur seperti pembangunan Bandar Udara VVIP IKN dan jalan tol," kata Dwikorita di Jakarta, Jumat (20/6).

Modifikasi cuaca dilakukan karena dari hasil analisis prediksi curah hujan bulan Juni 2024, wilayah IKN berpotensi terjadi hujan dalam intensitas tinggi. Yakni dengan curah hujan bulanan berkisar antara 200 mm sampai 300 milimeter. Sehingga berpotensi mengganggu proses pembangunan yang ditargetkan segera rampung itu.

“Modifikasi cuaca bertujuan untuk memecah awan supaya meminimalisir terjadinya hujan yang dimaksimalkan sampai 23 Juni,” ungkap Dwikorita.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menambahkan telah dilakukan total enam kali modifikasi cuaca.

Dalam kurun waktu tersebut telah dilakukan sepuluh penerbangan penyemaian awan dengan total 21 jam 25 menit penerbangan.

"Total bahan semai yang telah digunakan untuk modifikasi cuaca adalah 8 ton NaCI powder (larutan garam) dari total yang telah disiapkan 16 ton," kata Seto.

Baca juga:

Sebaiknya Hindari Tidur Sore, Nanti Bisa Depresi

Selama kegiatan modifikasi cuaca berlangsung, penyemaian awan dilakukan pada daerah yang berpotensi menyebabkan hujan di area pembangunan infrastruktur penunjang IKN. Tujuannya agar awan hujan tidak masuk ke daerah yang jadi fokus pembangunan.

"Kami berharap modifikasi cuaca akan memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat luas serta memitigasi risiko bencana yang terjadi," tutup Seto.

Sekedar informasi, ‘test event’ pertama IKN adalah upacata peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus nanti. Untuk kali pertama, upacara HUT RI akan dilangsungkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (Knu)

#BMKG #Modifikasi #Ibu Kota
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
BMKG telah mengungkap daftar wilayah Indonesia yang paling berisiko kekeringan saat puncak kemarau 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Meskipun sebagian besar wilayah Indoensia sudah memasuki kemarau, beberapa daerah tetap perlu mengencangkan sabuk pengaman menghadapi cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Fenomena tersebut berpotensi dibarengi dengan munculnya kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada September hingga Desember 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Dinamika atmosfer sepekan ke depan diprediksi masih didominasi kondisi kering
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Mayoritas kota besar Indonesia didominasi kondisi berawan tebal pada Selasa, 28 Juli.
Frengky Aruan - Selasa, 28 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diselimuti Awan Tebal Hari Ini, Selasa, 28 Juli
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Wilayah yang berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal, yakni Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Indonesia Didominasi Berawan, Tanjung Selor Hujan Petir
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta akan didominasi cuaca berawan sepanjang hari Senin, 27 Juli, mulai pagi hingga malam.
Frengky Aruan - Senin, 27 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Langit Jakarta Berawan Seharian pada Senin, 27 Juli, Suhu Capai 35 Derajat
Indonesia
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Bagikan