BMKG Kendalikan Hujan Jelang Tahun Baru 2025 dengan Tabur Garam di Langit

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 30 Desember 2024
BMKG Kendalikan Hujan Jelang Tahun Baru 2025 dengan Tabur Garam di Langit

Operasi Modifikasi Cuaca BMKG. (Foto: Dok. BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjelang malam pergantian tahun, Selasa (31/12), cuaca ekstrem diprediksi berpotensi terjadi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi.

Dengan teknologi penyemaian garam NaCl superfine ke dalam awan potensial, BMKG berupaya mencegah penumpukan curah hujan di wilayah rawan bencana.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa operasi ini difokuskan di daerah dengan risiko bencana tinggi, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Kami ambil langkah ini untuk mengendalikan curah hujan, meminimalkan dampak bencana, dan melindungi keselamatan masyarakat,” jelas Dwikorita dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/12).

Baca juga:

Prakiraan BMKG: Mayoritas Kota di Indonesia Diguyur Hujan pada Kamis, 26 Desember

OMC dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah yang rentan bencana. Di DKI Jakarta, operasi telah dilakukan dengan 17 sorti penerbangan dari Bandara Budiarto Curug, Tangerang.

Sementara itu, di Jawa Barat, operasi berlangsung dengan 34 sorti penerbangan dari Lanud Halim Perdanakusuma. Di Jawa Tengah, operasi dilakukan dengan 23 sorti penerbangan dari Bandara Ahmad Yani, Semarang.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menuturkan bahwa OMC bertujuan mengurangi dampak buruk bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di musim penghujan.

Seto menambahkan, operasi ini didukung oleh BNPB, BPBD, dan operator swasta yang terlibat dalam modifikasi cuaca.

Selain sebagai langkah mitigasi bencana, OMC juga fokus pada pengamanan jalur transportasi darat, laut, dan udara selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Upaya ini diharapkan dapat memastikan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan,” tutup Seto. (knu)

Baca juga:

Prakiraan BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Kota pada Sabtu, 21 Desember

#BMKG #Nataru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bagikan