MerahPutih.Com - Warga Sulawesi Utara diminta mewaspadai cuaca ekstrem seiring keluarnya peringatan dini dari BMKG Sulut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berpeluang terjadi pada sejumlah wilayah hingga Senin (22/1) dini hari.
"Warga diharapkan mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan terjadi hingga pukul 02.30 WITA," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Sutikno, di Manado, Minggu (21/1) kemarin.
Wilayah-wilayah yang berpeluang dilanda cuaca seperti itu, yaitu Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Kondisi ini diperkirakan dapat meluas ke wilayah Kota Manado, Bitung, Tomohon, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Bolaang Mongondow Utara.
Sutikno sebagaimana dilansir Antara menambahkan, dari data satelit siang hingga sore hari, pertumbuhan awan secara umum tidak signifikan untuk Sulawesi Utara daratan, pertumbuhan awan pada siang hari dalam skala lokal dan berpotensi awan "cumulonimbus" di sekitar perairan Likupang (Kabupaten Minahasa Utara) dan Kota Bitung.
Kondisi seperti itu, angin kencang dalam skala lokal dengan durasi singkat sangat mungkin terjadi, katanya lagi.
Selanjutnya, untuk awan konvektif sampai malam hari cukup signifikan di perairan sekitar Sitaro dan sebelah selatan Talaud.
Sutikno menambahkan, dengan pertumbuhan awan di Teluk Manado dan sekitarnya yang bergerak cepat, warga diharapkan mewaspadai potensi angin kencang dan hujan lebat.(*)