BMKG Keluarkan Peringatan Dini Terkait Gelombang Selat Karimata
Ilustrasi pergerakan gelombang laut berdasarkan rekaman BMKG. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang maksimum yang dapat mencapai 8,0 meter di perairan Selat Karimata pada Sabtu (13/1).
"Gelombang maksimum setinggi itu harus diwaspadai karena jelas dapat membahayakan keselamatan," ujar prakirawan dari Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang Evi Diana P, Jumat (12/1).
Selain di Selat Karimata, BMKG juga mengimbau agar para nelayan dan pengguna jasa angkutan laut mewaspadai gelombang maksimum yang dapat mencapai 3,0 sampai 7,0 meter di wilayah Selat Bangka, Selat Gelasa, Selatan Bangka, dan Utara Bangka.
Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka diprakirakan antara 0,5 sampai 2,0 meter, di Selat Gelasa antara 0,75 sampai 3,0 meter, di Selatan Bangka 0,5 sampai 1,5 meter, dan di Utara Bangka 0,75 sampai 3,5 meter, sedangkan di Selat Karimata dapat mencapai 1,0 sampai 4,0 meter.
"Dengan asumsi ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan, maka ketinggian gelombang di Selat Bangka, Selat Gelasa, Selatan Bangka, Utara Bangka, dan Selat Karimata dapat mencapai 3,0 sampai 8,0 meter," katanya.
Di sisi lain BMKG masih mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi angin kencang dan awan petir (awan Cumulonimbus) yang menyebabkan tinggi gelombang bertambah.
Sementara itu kecepatan angin di jalur-jalur penyeberangan Kepulauan Bangka Belitung berkisar antara 13 hingga 60 kilometer per jam yang bergerak dari Barat ke Utara.
Pada kesempatan itu BMKG juga memprakirakan ketinggian pasang air laut di sebagian pesisir pantai di Kepulauan Bangka Belitung rata-rata masih di bawah dua meter dan relatif aman.
Ketinggian pasang air laut maksimum di pesisir pantai Membalong Kabupaten Belitung sekitar 2,07 meter, di Sungailiat Kabupaten Bangka sekitar 1,81 meter, dan di Toboali Kabupaten Bangka Selatan sekitar 1,85 meter.
Kemudian di pesisir pantai Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur sekitar 1,91 meter, di Tanjungpandan Kabupaten Belitung 1,21 meter, di Belinyu Kabupaten Bangka 1,10 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat sekitar 1,09 meter.
"Namun kami tetap mengimbau warga ataupun wisatawan agar mewaspadai pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas," katanya.
Cuaca di daratan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Sabtu diprakirakan cerah berawan, berawan, dan berawan tebal dengan peluang terjadi hujan lokal dan hujan ringan serta angin kencang dan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan.
Hujan lokal dan hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Kepulauan Bangka Belitung terutama pada pagi, siang, dan malam hari.
Kecepatan angin di daratan diprakirakan pada kisaran 20 sampai 40 kilometer per jam dengan suhu 23 sampai 31 derajat Celcius dan kelembaban udara 65 hingga 95 persen. (*)
Bagikan
Berita Terkait
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026