Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek Enggak Sembarangan Berjemur

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2020
BMKG Ingatkan Warga Jabodetabek Enggak Sembarangan Berjemur

Deretan manfaat berjemur di bawah sinar matahari (Sumber: Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek) berjemur sesuai dengan indeks ultraviolet (UV).

Dikutip dari Instagram BMKG, Rabu 15 April 2020, perkiraan waktu berjemur yang baik sekitar pukul 08.00 WIB dengan indeks UV 0-2 atau risiko bahaya rendah.

Baca juga:

Virus Corona Sulit Tembus Indonesia Jika Kita Lakukan Ini

Sementara pukul 09.00 WIB - 10.00 WIB indeks UV 3-5 atau risiko bahaya sedang. Kemudian pukul 11.00 WIB - 13.00 WIB memiliki indeks UV 6-7 atau risiko bahaya tinggi.

Kemudian pada Pukul 14.00 WIB memiliki indeks UV 3-5 dengan risiko bahaya sedang. Waktu berjemur yang baik, kembali di pukul 15.00 WIB dengan indeks UV 1-3 atau risiko bahaya rendah.

Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki tradisi baru untuk berjemur di bawah sinar matahari. Upaya itu diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal pandemi virus corona (COVID-19).

Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia Daeng M Faqih sebagaimana dikutip Antara, juga mengatakan berjemur di bawah sinar matahari tidak dikatakan sebagai pencegahan COVID-19.

Baca juga:

Gaya Hidup Ini Dapat Singkirkan Virus Corona

Namun Daeng mengakui bahwa berjemur sinar matahari selama 10 hingga 15 menit bagus untuk kesehatan yaitu untuk mendapatkan vitamin D.

"Berjemur memang bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh, tapi tidak bisa dikatakan sebagai pencegahan COVID-19," kata Daeng. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Sinar Matahari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan