BMKG Ingatkan Masyarakat Pesisir Waspadai Gelombang Tinggi hingga Banjir Rob
Banjir rob di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5). Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kepada masyarakat yang menetap di wilayah pesisir untuk mewaspadai potensi gelombang air laut tinggi hingga potensi banjir rob pada Rabu (28/8).
"Untuk prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia umumnya berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter serta waspadai potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau dan pesisir Jawa Tengah," ujar prakirawan BMKG, Sekar Anggraeni dikutip Antara, Rabu (28/8).
Situasi ini disebabkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang umumnya bergerak dari tenggara barat daya dengan kecepatan angin berkisar 6 hingga 30 knot.
Baca juga:
Fenomena Perigee, BMKG Imbau Daerah Pesisir Indonesia Waspadai Banjir Rob
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 hingga 25 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Laut Natuna," katanya pula.
BMKG menerbitkan peringatan dini potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter terdapat di wilayah Selat Malaka bagian utara, perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Enggano Bengkulu, serta perairan barat Lampung.
Kondisi serupa juga diperkirakan melanda Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Selat Bali-Lombok, serta Selat Sumba bagian selatan.
Baca juga:
Sekar mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk selalu memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, meliputi perahu nelayan, mengingat prakiraan kondisi kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Selain itu, kapal tongkang, mengingat kondisi kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry, mengingat kondisi kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Imbauan serupa juga berlaku bagi pengguna kapal ukuran besar seperti kapal kargo maupun pesiar, mengingat kondisi kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," jelas dia.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Bibit Siklon 91S Aktif, BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Kawasan Puncak Bogor Terus Diguyur Hujan, Bendung Katulampa Siaga 3
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Kepuluan Nias hingga 4 Meter pada 22-24 Januari
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca