BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gempa-Tsunami Saat Libur Lebaran

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 21 Maret 2025
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Gempa-Tsunami Saat Libur Lebaran

Ilustrasi. (dok BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi dan tsunami selama libur Lebaran Idul Fitri 2025.

Imbauan ini didasarkan pada catatan BMKG yang menunjukkan bahwa banyak kejadian gempa bumi, meskipun berskala kecil, terjadi selama periode hari raya.

Menurut Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, selama tahun 2024, Indonesia mengalami 20 kali gempa bumi merusak dengan berbagai magnitudo dan kedalaman. Gempa-gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif, subduksi lempeng, atau gempa dalam lempeng.

“BMKG mencatat banyak kejadian pada hari raya, jadi meski dilaporkan skalanya kecil tapi jangan dianggap remeh,” kata Daryono, Jumat (21/3).

Rekam jejak menunjukkan bahwa setidaknya 13 peristiwa gempa bumi dan tsunami pernah terjadi di Indonesia pada periode libur hari raya, termasuk Idul Fitri.

Contohnya, gempa bumi 6,1 magnitudo di Sesar Ransiki pada April 2024 yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Kejadian serupa juga terjadi di Palu (2012), Nias (2021), dan Mentawai (2023).

Baca juga:

Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Melanda Mayoritas Wilayah Indonesia pada Kamis (20/3)

BMKG menekankan bahwa potensi gempa bumi dan tsunami selalu ada dan tidak dapat diprediksi, termasuk selama libur hari raya.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus menjadi prioritas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

Selain kerusakan akibat gempa bumi, BMKG juga mengingatkan tentang potensi dampak ikutan seperti retakan permukaan tanah, tsunami, longsor, likuifaksi, dan kebakaran.

BMKG mengidentifikasi sekitar 30 bandara di Indonesia yang berada di zona rawan tsunami, termasuk Bandara Ngurah Rai di Bali dan bandara di Yogyakarta. Oleh karena itu, peningkatan informasi peringatan dan penanganan risiko di daerah-daerah ini sangat penting.

Baca juga:

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jawa Barat untuk Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Suci Dewi Anugrah, menambahkan bahwa BMKG juga memperkuat ketangguhan masyarakat melalui pembentukan kelompok masyarakat desa/kelurahan siaga bencana.

Sebanyak 22 kelompok yang tergabung dalam Tsunamy Ready Communities di berbagai wilayah rawan bencana telah dipersiapkan untuk menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami.

Kelompok-kelompok ini memastikan bahwa rambu dan papan informasi tsunami terpasang dengan baik, tempat evakuasi tersedia, alat komunikasi berfungsi, dan tim siaga selalu siap dengan jadwal jaga yang teratur.

#BMKG #Bencana Alam #Gempa #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah hingga cerah berawan.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Hujan Diperkirakan Guyur Jakarta, Rabu (30/9)
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
BMKG memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, bahkan beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Senin, 28 September.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota Hari Ini, Hujan Petir hingga Gelombang 4 Meter
Indonesia
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Mau bepergian minggu ini? Cek dulu prakiraan cuaca Indonesia dan potensi hujan sepekan periode 25-28 September 2026. Hati-hati ada ancaman angin kencang!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Awas Angin Kencang! Cek Potensi Hujan & Prakiraan Cuaca Indonesia 25-28 September 2026
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Musim hujan datang terlambat dan terjadi lebih singkat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
BMKG Prakirakan Musim Hujan Indonesia Berlangsung November-Desember
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan