Hujan yang melanda wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak Kamis (11/5) hingga Jumat petang (12/5) dilaporkan sejumlah daerah tergenang banjir, namun hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Adi Sutiyono mengatakan hujan ringan hingga lebat disertai guntur masih akan berpotensi terjadi Sabtu (13/5) dan Minggu (14/5).
"Potensi hujan ringan dan lebat disejumlah tempat terjadi di Lasusua, Wanggudu, Unaaha, Tirawuta, Kolaka, Kendari, Andoolo, Langara, Buranga, Raha, Sawerigading, Labungkari, Baubau, Batauga, Pasarwajo, dan Wangi-wangi," ujar Adi Sutiyono di Kendari, Jumat (12/5).
Ia mengatakan, Sungai Wanggu yang melintasi kota Kendari itu meluap sehingga beberapa rumah warga terendam air dengan ketinggian 50 cm hingga 1 meter lebih.
Sementara itu, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, Suhardin, mengatakan bahwa luapan air Sungai Wanggu tersebut sampai merendam rumah warga dengan ketinggian air ukuran lutut orang dewasa.
"Hujan ini terjadi sejak kemarin hingga hari ini jadi wajar kalau sungai Wanggu ini meluap. Yang menjadi korban adalah rumah-rumah warga yang berada tidak jauh dari bantaran sungai itu," katanya.
Di beberapa wilayah lain di Sultra seperti di Sungai Pohara Kabupaten Konawe dan beberapa sungai besar di Konawe Utara juga dilaporkan meluap hingga menggangu arus transportasi ke wilayah itu.
Suhardin mengatakan, khusus banjir di sejumlah titik di kota kendari kini bekerja sama dengan beberapa instansi terkait mendirikan posko di lokasi itu untuk mengungsikan warga yang rumahnya terendam.
"Saat ini yang terlibat dalam pemdirian posko di antaranya TNI/Polri, BNPBD Kendari, SAR, PMI, Tagana, PMI, dan sejumlah relawan lainnya," tandasnya.
Sumber: ANTARA

