MerahPutih.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 diperkirakan berlangsung di tengah potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini dapat terjadi hingga 21 Februari 2026.
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan dipicu oleh penguatan angin Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan ke wilayah Indonesia.
Kondisi tersebut mempercepat pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan. Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) di fase Samudra Hindia turut memperkuat pembentukan awan hujan.
Gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby juga berkontribusi menciptakan perlambatan serta belokan angin (konvergensi), khususnya di pesisir selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.
“Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Andri.
Baca juga:
Ucapan Imlek 2026 Paling Dicari 30 Rekomendasi, Lengkap Prompt AI Gambar
5 Refleksi Finansial untuk Generasi Sandwich di Tahun Baru Imlek Ini
Jakarta Light Festival 2026 Semarakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Bundaran HI
Wilayah yang Berpotensi Mengalami Cuaca Ekstrem
BMKG memetakan potensi cuaca ekstrem di berbagai daerah selama beberapa hari ke depan.
16 Februari 2026
Potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
17–18 Februari 2026 (Perayaan Imlek)
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di: Aceh, Sumatra Barat, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.
19 Februari 2026
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan: Kep. Bangka Belitung, Sumatra Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan.
20–21 Februari 2026
Potensi hujan lebat diperkirakan berlanjut di: Sumatra Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. (Knu)