MERAHPUTIH.COM - BARESKRIM Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait dengan pemadaman listrik total (blackout) yang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatra.
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin menyebut tim gabungan telah melakukan olah TKP di Tower 175 dan 176 jaringan transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Di lokasi tersebut, ditemukan kabel transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumpeh dalam kondisi putus.
Nunung menilai ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut, di antarannya faktor mekanik yang menyebabkan adanya gesekan pada kabel hingga faktor tarikan pada kabel akibat cuaca ekstrem.
Baca juga:
Pastikan ‘Blackout’ di Sumatra bukan Sabotase, Bareskrim: Kerusakan Kabelnya Semrawut
Adapun dugaan sementara penyebab terputusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan.
Ada faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, maupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin
Nunung memastikan seluruh proses investigasi dilakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif. Dia menyebut kini kondisi kelistrikan di seluruh wilayah Sumatra sudah pulih sepenuhnya.
"Berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatra telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil," pungkas Nunung
Sementara itu, Kementerian ESDM menerjunkan tim untuk mengetahui penyebab listrik padam di sebagian wilayah Sumatra. Kementerian juga menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Kementerian ESDM menyatakan terus melakukan koordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) dalam penanganan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada Jumat (22/5) lalu.
Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak.
Wakil Menteri ESDM Yuliot
Kementerian ESDM, sambung Yuliot, akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif guna mengetahui akar penyebab gangguan serta menyiapkan langkah mitigasi supaya kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(knu)
Baca juga:
Polisi Selidiki Mati Listrik Massal di Sumatra, Gangguan Diduga Berawal dari Jambi

