Biryani Termahal di Dunia, Seharga Rp3,8 juta
Nasi biryani yang dijual di Dubai bertopping emas. (Foto: Pixabay/Nrs_Kitchen)
PERNAH makan nasi Biryani? Hidangan berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah, lalu diberi
campuran sayuran dan daging kambing ini rupanya hidangan yang menyehatkan. Nasi biryani merupakan menu makanan yang identik dengan kawasan Asia Selatan.
Restoran di Dubai baru saja membuat menu yang unik dan cukup pricey. Restoran itu membuat nasi biryani yang diselimuti oleh emas. Harga yang ditawarkan pun juga sangat fantastis.
Baca juga:
Siropen Telasih Surabaya, Limun Tiga Generasi Terkenal hingga 'Negeri Kincir Angin'
Bombay Borough adalah restoran mewah di Dubai yang menyajikan biryani termahal di dunia. Biryani emas
ini dikenal sebagai Royal Gold Biryani. Harga seporsinya mencapai 1.000 Dirham atau sekitar R.3,8 juta.
Mengapa demikian mahal? Hidangan biryani ini memiliki bobot 3 kg yang mengandung emas 23 karat dan disajikan di piring emas besar. Menurut deskripsi di Instagram Bombay Borough dalam satu porsi biryani ini ada kebab domba Seekh Khasmir, daging domba Delhi, kebab ayam Rajput, Koftas Mughlai, dan ayam panggang Malai.
Semua makanan tersebut disajikan di atas hamparan biryani yang diolesi kunyit, dilengkapi dengan pilihan saus kari yang lezat. Tampilan hidangan itu sangat indah, karena menggunakan topping emas yang menyelimuti kebab di atasnya.
Baca Juga:
Belakangan ini memang sedang ramai tren mengenai makanan dengan lapisan atau topping yang terbuat dari
emas. Di antaranya adalah popcorn emas buatan chef Arnold yang dibeli pengacara kondang, Hotman Paris. Kemudian, sebuah restoran di Dubai yang menjual mi instan goreng dengan topping emas.
Tetapi apakah makanan yang mengandung emas aman dimakan? Menurut laman alodokter, emas yang
digunakan sebagai hiasan makanan atau pelapis makanan yang dibuat dari emas 24 karat (pure gold) bersifat inert di dalam tubuh. Artinya emas tidak memberikan efek apa-apa ke dalam lapisan dalam saluran pencernaan dan akan keluar bersama feses.
Emas dengan tingkat karat yang tinggi biasanya lembek dibandingkan emas dengan tingkat karat yang rendah. European Food Safety Administration mengeluarkan jenis emas E-175 yang diperbolehkan digunakan sebagai bahan makanan. Penyajian emas pada makanan dapat berupa serbuk, lapisan, ataupun garnis. Emas pada makanan hanya bertujuan untuk mempercantik dan meningkatkan value dari hidangan tersebut. (ans)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Tren Meroketnya Emas Mulai Tersendat, Hari Ini Harga Galeri24 & UBS Kompak Anjlok
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Perbandingan Harga Emas Hari Ini, 17 Januari 2026: Galeri24, Antam, atau UBS, Mana Paling Untung?
Imbas Faktor Global, Analis Prediksi Harga 1 Gram Emas Pekan Ini Bisa Tembus Rp 3,1 Juta
Harga Emas Galeri24-UBS Stabil pada Senin 12 Januari, Cek Rincian Harga Terbarunya
Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar Tahun 2025 di Indonesia
Harga Emas Hari Ini 3 Januari 2025: Antam dan UBS, Galeri24 Konsisten
Update Harga Emas 3 Januari: UBS Turun dan Galeri24 Stabil
Harga Emas Galeri24 dan UBS 26 Desember 2025 Kompak Turun, Mana yang Paling Murah?
Update Harga Emas Kamis (25/12): Naik 3 Hari Beruntun, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat