Biryani Termahal di Dunia, Seharga Rp3,8 juta

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 01 April 2021
Biryani Termahal di Dunia, Seharga Rp3,8 juta

Nasi biryani yang dijual di Dubai bertopping emas. (Foto: Pixabay/Nrs_Kitchen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH makan nasi Biryani? Hidangan berupa nasi yang dimasak dengan rempah-rempah, lalu diberi
campuran sayuran dan daging kambing ini rupanya hidangan yang menyehatkan. Nasi biryani merupakan menu makanan yang identik dengan kawasan Asia Selatan.

Restoran di Dubai baru saja membuat menu yang unik dan cukup pricey. Restoran itu membuat nasi biryani yang diselimuti oleh emas. Harga yang ditawarkan pun juga sangat fantastis.

Baca juga:

Siropen Telasih Surabaya, Limun Tiga Generasi Terkenal hingga 'Negeri Kincir Angin'

biryani
Hidangan nasi biryani Termahal di dunia. (Foto: Instagram@bombayborough_uae)

Bombay Borough adalah restoran mewah di Dubai yang menyajikan biryani termahal di dunia. Biryani emas
ini dikenal sebagai Royal Gold Biryani. Harga seporsinya mencapai 1.000 Dirham atau sekitar R.3,8 juta.

Mengapa demikian mahal? Hidangan biryani ini memiliki bobot 3 kg yang mengandung emas 23 karat dan disajikan di piring emas besar. Menurut deskripsi di Instagram Bombay Borough dalam satu porsi biryani ini ada kebab domba Seekh Khasmir, daging domba Delhi, kebab ayam Rajput, Koftas Mughlai, dan ayam panggang Malai.

Semua makanan tersebut disajikan di atas hamparan biryani yang diolesi kunyit, dilengkapi dengan pilihan saus kari yang lezat. Tampilan hidangan itu sangat indah, karena menggunakan topping emas yang menyelimuti kebab di atasnya.

Baca Juga:

Salah Satu Terenak di Asia, Sayur Asem Segar khas Betawi

biryani
Mau makan nasi biryani seharga Rp4 juta? (Foto: Instagram@bombayborough_uae)

Belakangan ini memang sedang ramai tren mengenai makanan dengan lapisan atau topping yang terbuat dari
emas. Di antaranya adalah popcorn emas buatan chef Arnold yang dibeli pengacara kondang, Hotman Paris. Kemudian, sebuah restoran di Dubai yang menjual mi instan goreng dengan topping emas.

Tetapi apakah makanan yang mengandung emas aman dimakan? Menurut laman alodokter, emas yang
digunakan sebagai hiasan makanan atau pelapis makanan yang dibuat dari emas 24 karat (pure gold) bersifat inert di dalam tubuh. Artinya emas tidak memberikan efek apa-apa ke dalam lapisan dalam saluran pencernaan dan akan keluar bersama feses.

Emas dengan tingkat karat yang tinggi biasanya lembek dibandingkan emas dengan tingkat karat yang rendah. European Food Safety Administration mengeluarkan jenis emas E-175 yang diperbolehkan digunakan sebagai bahan makanan. Penyajian emas pada makanan dapat berupa serbuk, lapisan, ataupun garnis. Emas pada makanan hanya bertujuan untuk mempercantik dan meningkatkan value dari hidangan tersebut. (ans)

Baca juga:

Rawon Rsemi Jadi Sup Terenak Se-Asia

#Nasi Biryani #Kuliner #Emas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Indonesia
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Astra Credit Companies menawarkan cicilan emas bagi masyarakat yang ingin berinvestasi.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Investasi Emas Makin Diminati, ACC Tawarkan Skema Cicilan Tanpa Jaminan
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Olahraga
Target 4 Emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Nomor Pertandingan Unggulan Indonesia Hilang
Okto berharap target empat emas bukan menjadi batas akhir prestasi Indonesia. Ia membuka peluang munculnya kejutan dari para atlet di Aichi-Nagoya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Target 4 Emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Nomor Pertandingan Unggulan Indonesia Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Indonesia
Airlangga Hartarto Bidik Emas Warga Tersimpan 'di bawah bantal' 1.800 Ton Masuk Ekosistem Bulion
Bulion menjadi salah satu aspek yang diandalkan oleh pemerintah ke depannya, terutama untuk meningkatkan nilai tambah hilirisasi di sektor pertambangan dan energi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Bidik Emas Warga Tersimpan 'di bawah bantal' 1.800 Ton Masuk Ekosistem Bulion
Bagikan