Biaya Mobil Listrik Lebih Irit dari Konvensional, Apa Iya?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 20 Desember 2021
Biaya Mobil Listrik Lebih Irit dari Konvensional, Apa Iya?

Biaya mobil listrik diklaim lebih irit dibanding mobil konvensional (Foto: kabaroto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GELIAT kendaraan listrik di Indonesia kian bergelora. Bahkan, saat ini pemerintah mulai fokus untuk mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air.

Mengenai kendaraan listrik, Kementerian ESDM mengungkapkan beragam keuntungan bila menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan itu. Salah satunya yakni biaya yang lebih murah dibanding konvensional.

Baca Juga:

Subaru Hadirkan Mobil Listrik Global Pertama di 2022

Biaya bahan bakar kendaraan listrik di klaim lebih murah (Foto: kabaroto)

Koordinator Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian ESDM Ariana Soemanto, membandingkan biaya penggunaan kendaraan listrik dan kendaraan konvensional. Menurutnya lebih hemat menggunakan kendaran listrik.

"Biaya bahan bakar kendaraan listrik lebih murah," ujar Ariana Soemanto, seperti yang dikutip dari laman Kabaroto.com.

Ariana memberikan contoh, semisal jarak tempuh satu hari kendaraan konvensional jarak 30 km menghabiskan konsumsi Pertalite sekitar 2,5 liter atau Rp 20 ribu. Bila menggunakan kendaraan listrik, hanya sekitar Rp 7 ribu, ditambah keuntungan bebas emisi dan ramah lingkungan.

Kemudian, keunggulan lainnya, memakai kendaran listrik juga terbebas dari aturan ganjil genap. Menurutnya, biaya charging kendaraan listrik pun berpotensi mendapat diskon. PLN memberikan diskon tarif listrik 30 persen bagi pemilik mobil listrik di malam hari, dari mulai pukul 22.00 hingga 05.00.

Selain itu, pemilik mobil listrik pun bisa mendapat biaya tambah daya listrik di rumah lebih murah. Tak hanya itu, untuk charging di SPKLU fast charging atau ultra fast charging, tarifnya hanya sekitar Rp 2.460 per kWh.

Baca Juga:

Nissan akan Produksi Baterai Mobil Listrik

Biaya mobil listrik di Indonesia dinilai lebih murah dibanding negara lain (foto: pixabay/geralt)

Harga tersebut lebih murah dibanding negara lain, karena di negara lain rata-rata sekitar Rp 5.000 per kWh. Seperti halnya di Amerika Serikat tarifnya sekitar Rp 4.000 hingga Rp 10.247 per kWh.

Mengenai industri kendaraan listrik di Tanah Air, Kementerian ESDM memproyeksikan dalam rencana Grand Strategi Energi Nasional, di mana tahun 2030 jumlah mobil listrik ditargetkan sekitar 2 juta unit, dan 13 juta unit untuk motor listrik.

Kemudian, pada tahun 2030 juga, target penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sekitar 30 ribu uni, serta Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan (SPBKLU) sekitar 67 ribu unit. (Ryn)

Baca Juga:

Laris Manis, Motor Listrik Karya Anak Bangsa 'GESITS' Terjual 4 ribu Unit

#Mobil Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
GAC memperkenalkan Aion UT Cross, hatchback listrik dengan tampilan lebih tangguh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
Lifestyle
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Penasaran dengan teknologi Flash Charging BYD? Pengisian daya mobil listrik kini cuma butuh 9 menit buat penuh berkat Blade Battery generasi kedua. Cek selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Fun
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
BYD resmi meluncurkan Danza New D9 di Indonesia. Apa saja fitur unggulannya?
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
Fun
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
BYD menghadirkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
Fun
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
BYD tengah mengkaji peluang memasarkan mobil listrik mungil Racco di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
Fun
BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Bodi Lebih Besar, Siap Tantang Geely EX2
BYD mulai membuka pemesanan awal Seagull generasi kedua di China.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Bodi Lebih Besar, Siap Tantang Geely EX2
Fun
Xiaomi Cetak Rekor Penjualan 40 Ribu Mobil Sebulan, SkyNomad Jadi Andalan
Xiaomi menjual sekitar 40.000 unit dalam satu bulan, catat rekor tertinggi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Xiaomi Cetak Rekor Penjualan 40 Ribu Mobil Sebulan, SkyNomad Jadi Andalan
Tekno
Jaguar Ungkap Mobil Listrik Baru, Dirilis setelah Prahara 'Woke'
Mereka menghadapi beragam reaksi atas desain mobil baru tersebut serta strategi serbalistrik dari merek ini.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
 Jaguar Ungkap Mobil Listrik Baru, Dirilis setelah Prahara 'Woke'
Fun
Suzuki eSky Jadi Mobil Listrik Mungil Termurah? Harga di Jepang Mulai Rp175 Juta
Mobil listrik berukuran kompak ini ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau.
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Suzuki eSky Jadi Mobil Listrik Mungil Termurah? Harga di Jepang Mulai Rp175 Juta
Fun
Insentif Pajak Dicabut, Penjualan Mobil Listrik GM Terjun Bebas
Januari-September 2026, penjualan GM mencapai 2.012.299 unit, turun 6,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Insentif Pajak Dicabut, Penjualan Mobil Listrik GM Terjun Bebas
Bagikan