Biar Diet Lancar, Pilih Konsumsi Putih atau Kuning Telur?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 15 Juli 2024
Biar Diet Lancar, Pilih Konsumsi Putih atau Kuning Telur?

Manfaat kuning dan putih telur untuk diet. (Foto: Pexel/Klaus Nielsen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemilihan menu diet antara kuning atau putih telur sering jadi perdebatan. Banyak orang beranggapan putih telur tinggi protein ketimbang kuningnya, sehingga dapat sangat membantu program diet. Lantas mana yang paling baik untuk dikonsumsi saat diet, putih atau kuning telur?

Dilansir dari laman Times of India, saat diet sebenarya tidak perlu pusing untuk menentukan bagian telur mana yang dapat menyukseskan program turun badan kamu itu. Sebab telur utuh, yakni bagian kuning dan putihnya, sama-sama dibutuhkan saat diet.

Telur utuh rendah kalori, penyerapan proteinnya juga sangat lambat, sehingga membuat kenyang dalam waktu lama.

Selain itu, menurut laman egginfo.co.uk, penting untuk mengonsumsi telur saat diet, karena makanan tersebut mengandung sejumlah nutrisi dibutuhkan tubuh, misalnya:

Baca juga:

Sarapan Telur, Sehat Asalkan Tepat Cara Mengolahnya

1. Kalori

Kalori adalah ukuran energi yang ditemukan dalam makanan. Menjaga berat badan yang sehat berarti menjaga keseimbangan kalori yang masuk dan keluar.

Telur berukuran sedang biasanya mengandung kurang dari 70 kalori dan dapat membantu mengontrol porsi. Putih telur mengandung total 15 kalori berdasarkan telur berukuran sedang, sedangkan kuning telur padat nutrisi dan memiliki sekitar 52 kalori.

2. Vitamin dan mineral

Semua jenis vitamin pada telur terkandung dalam kuning telurnya seperti vitamin A, E, D, dan K. Selain itu, sejumlah besar vitamin B (B2, B12, dan folat) yang larut dalam lemak ditemukan dalam inti kuning telur.

Selain itu, putih telur mengandung vitamin B dalam jumlah yang jauh lebih kecil. Kuning telur juga mengandung berbagai mineral yang sangat penting bagi tubuh untuk berfungsi dengan baik, termasuk selenium, fosfor dan yodium. Sedangkan putih telur mengandung konsentrasi nutrisi jauh lebih rendah.

Baca juga:

3 Jenis Kacang Mengandung Protein Tinggi Seperti Telur

3. Lemak

Telur mengandung sejumlah jenis lemak berbeda yang seluruhnya terdapat di dalam kuning telur. Mereka secara alami kaya akan lemak tak jenuh tunggal. Lemak ini membantu menjaga kadar kolesterol darah normal.

Telur juga mengandung lemak tak jenuh ganda, termasuk asam lemak omega-3, yang dibutuhkan untuk fungsi otak normal. Sementara putih telur tidak memiliki kandungan lemak sama sekali.

4. Protein

Putih telur sangat terkenal dengan kadar proteinnya yang tinggi. Putih telur mengandung 10,8 gram protein per 100 gram. Sedangkan kuning telur mengandung 16,4 gram protein per 100 gram. Namun, pada satu telur bagian putihnya lebih banyak, sehingga banyak orang mengira kadar proteinnya lebih tinggi ketimbang kuningnya. (tka)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan