BGN Klaim Rp 1 Picu Investasi Rp 5 Dalam Program Makan Bergizi Gratis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Agustus 2025
BGN Klaim Rp 1 Picu Investasi Rp 5 Dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman meninjau SPPG pada Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan, setiap satu rupiah yang dikeluarkan oleh BGN untuk infrastruktur dapat memicu investasi hingga sebesar Rp 5 di 5.905 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Jadi kami hitung untuk infrastruktur saja, Rp 1 yang dikeluarkan oleh BGN itu telah memicu Rp 5 uang masyarakat dalam bentuk investasi karena di 5.905 SPPG yang sekarang sudah operasional itu murni 100 persen uang masyarakat. Kalau dihitung dengan rupiah di 5.905 titik itu, kurang lebih hampir Rp 12 triliun (investasi)," katanya.

Saat ini ada 19 ribu calon mitra yang mendaftar di portal resmi BGN dan saat ini sedang dalam tahap verifikasi.

Menurutnya, perputaran uang di SPPG dari anggaran yang selama ini dikucurkan dari APBN dapat memicu investasi berkali-kali lipat untuk memberdayakan, sekaligus menyejahterakan masyarakat yang turut menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga:

Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Sudah Sasar 20 Juta Orang

"Ada 19 ribu mitra yang saat ini sedang kami percepat verifikasinya. Walaupun belum operasional, bangunannya sudah berdiri dan itu kurang lebih ada 19 ribu, kalau dikalikan Rp2 miliar saja sudah Rp 38 triliun. Jadi, Rp 38 triliun ditambah Rp 12 triliun itu Rp 50 triliun. Purchase yang kami keluarkan hanya sekitar Rp 10,5 triliun, tetapi uang yang beredar di masyarakat, dari dana masyarakat kurang lebih Rp 50 triliun," paparnya.

Berkat Program MBG, terjadi peningkatan permintaan makanan dan minuman hingga delapan persen. Saat ini juga banyak restoran maupun kafe yang bertransformasi menjadi SPPG.

"Hal yang cukup menarik juga, ketika ada angka pertumbuhan permintaan makan-minum sampai delapan persen, itu kontra dengan faktor ikutannya," katanya.

Ia mengemukakan, setiap satu SPPG membutuhkan minimal 15 pemasok untuk beras, telur, sayur, ayam, buah, hingga susu, yang memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi UMKM yang bergerak di bidang peternakan hingga pertanian, yang selama ini produknya belum terdistribusi secara maksimal. Selain itu menyerap tenaga kerja yang turut meningkatkan penghasilan masyarakat.

BGN akhirnya membentuk dua hal yang sangat penting untuk pembangunan wilayah untuk pertumbuhan ekonomi, yakni menciptakan permintaan baru atau new emerging market di daerah-daerah, serta menjamin penyerapan produk dari UMKM di bidang makanan dan minuman yang selama ini belum optimal.

"Jadi kita bisa menciptakan permintaan baru atau boleh dikatakan new emerging market karena apa yang kami berikan setiap hari ke anak-anak, terkadang bukan yang biasa mereka makan setiap hari," ungkapnya. (*)

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BGN Siapkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Fokus Perluasan MBG ke Wilayah 3T
MBG kini sudah memasuki wilaya 3T. Sebanyak 480 SPPG siap disebar di 16 provinsi. Hal itu dikatakan Kepala BGN, Sudaryono.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
BGN Siapkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Fokus Perluasan MBG ke Wilayah 3T
Indonesia
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
DPR resmi mengesahkan APBN 2027 senilai Rp 4.106,3 triliun yang mencetak rekor terbesar sejarah RI dengan alokasi anggaran tertinggi untuk Badan Gizi Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 30 September 2026
RI Pecah Rekor! APBN 2027 Tembus Rp 4.106 Triliun Disahkan, Alokasi K/L Terbesar BGN Disusul Kemenhan-Polri
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Kejagung melimpahkan enam tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG 2025-2026. Ada Dadan Hindayana dan dua eks Wakil Kepala BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kasus Dugaan Korupsi MBG Masuk Babak Baru, 6 Tersangka Segera Disidang
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
Terbang ke Batang Jateng, Wapres Gibran Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Dirawat sampai Pulih
Gibran menegaskan keselamatan dan kondisi kesehatan korban menjadi prioritas utama pemerintah.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Terbang ke Batang Jateng, Wapres Gibran Pastikan Korban Dugaan Keracunan MBG Dirawat sampai Pulih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono mengatakan, kerja sama antara BGN dengan yayasan dan mitra pengelola SPPG menjadi salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program MBG.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
BGN Ancam Tutup Dapur SPPG yang Tak Kooperatif di Tengah Kasus Keracunan MBG
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
BGN menghentikan permanen empat SPPG MBG karena masalah disiplin operasional dan keamanan pangan. Layanan 10.112 penerima dialihkan ke SPPG terdekat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
BGN Hentikan Permanen 4 SPPG MBG, 10.112 Penerima Manfaat Dialihkan
Indonesia
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Dapur desa tersebut dapat dikelola oleh masyarakat, termasuk komunitas perempuan desa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Dapur Komunal MBG Diusulkan Dibangun di Daerah Tertinggal
Bagikan