MerahPutih.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama rombongan melakukan pertemuan strategis dengan sejumlah investor besar di New York dan Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya memaparkan kondisi fundamental makroekonomi serta strategi fiskal Indonesia guna meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.
"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar," ucap Purbaya, dikutip Rabu (15/4).
Baca juga:
Menteri Purbaya Jamin BBM Bersubsidi tak Naik Hingga Akhir Tahun
Purbaya menyatakan bahwa para investor pada dasarnya memiliki minat untuk berinvestasi di Indonesia, namun masih membutuhkan klarifikasi atas sejumlah isu yang beredar.
"Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan," kata Purbaya.
Ia menambahkan, investor asal AS sebenarnya tidak meragukan fundamental ekonomi Indonesia. Namun, mereka ingin memastikan kondisi terkini, terutama terkait kenyamanan dalam berinvestasi.
"Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar," ujarnya.
"Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi," tambahnya.
Baca juga:
Di New York Purbaya Yakinkan Investor AS Soal Kekuatan Fiskal Indonesia
Dalam pertemuan tersebut, Purbaya juga menerima sejumlah masukan dari investor, salah satunya terkait komunikasi pemerintah dengan pelaku pasar global.
Ia menyebut investor menilai fondasi makroekonomi Indonesia sebenarnya sudah cukup kuat, namun persepsi pasar sempat terganggu oleh langkah beberapa lembaga pemeringkat internasional.
Menurut investor, perubahan outlook yang cenderung negatif dinilai terlalu cepat dilakukan, sementara data ekonomi terbaru belum sepenuhnya lengkap.
Saat ditanya mengenai strategi menarik investasi, Purbaya menegaskan bahwa kunci utama adalah menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ia optimistis, jika ekonomi Indonesia mampu tumbuh sekitar 5,5 persen pada triwulan I dan tetap kuat di triwulan II, maka kepercayaan investor akan semakin meningkat.
"Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat," tutupnya. (Asp)