Bersahabat Demi Kesehatan Mental

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 15 Februari 2022
Bersahabat Demi Kesehatan Mental

Melakukan kegiatan berkumpul bersama teman adalah hal yang menyenangkan. (Foto: pexels/Elina Fairytale)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI sahabat terbaik adalah suatu hal yang menyenangkan. Selain itu, menghabiskan waktu bersama sahabat ternyata memiliki banyak manfaat. Baik kesehatan fisik ataupun emosional. Jika makan sehat dan olahraga dianggap sebagai investasi kesehatan, maka sahabat atau teman terbaik menjadi investasi untuk kesehatan mental seseorang.

Persahabatan tidak hanya akan memberikan waktu yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan banyak hal positif, yang dapat membuat kamu menjadi lebih kuat. Maka dari itu penting bagi seseorang untuk memiliki seorang teman terbaik dan selalu mempertahankan hubungan positif dengan sahabat. Bersumber dari pinkvilla, inilah empat alasan penting mengapa menghabiskan waktu bersama teman dapat membantu untuk kesehatan mental.

Baca juga:

Menyaring Hubungan Asmara Lewat Aplikasi Kencan Daring

1. Mengurangi stres

Berkumpul bersama teman mengurangi stres. (Foto: pexels/Juan Pablo Serrano Arena)
Berkumpul bersama teman mengurangi stres. (Foto: pexels/Juan Pablo Serrano Arena)

Dengan bertemu teman, kamu dapat sedikit mengurangi stres atau beban yang sedang kami pikul. Kamu bisa mengungkapkan kekhwatiran yang kamu rasakan kepada untuk sedikit saja mengurangi kecemasanmu. Temanmu juga bisa menjadi penasihat untuk menyelesaikan masalah.

2. Teman dapat meningkatkan kepercayaan diri

Teman bisa membantu kamu menambah kepercayaan dirinya. (Foto: pexels/mododeolhar)
Teman bisa membantu kamu menambah kepercayaan dirinya. (Foto: pexels/mododeolhar)

Sebagai teman yang baik pastinya ia selalu membantu kamu untuk meningkatkan kepercayaan dirimu. Saat kamu merasa tidak yakin dengan dirimu, seorang teman akan dengan supportif memberikan dukungan dan pujian agar kamu menjadi lebih percaya diri. Ia akan menyoroti betapa luar biasanya kamu dan membanggakan kamu kepada teman-temannya. Ia bisa menjadi sosok pemandu sorak hanya untuk kamu.

Baca juga:

Me Time Bagi Jomlo Saat Valentine Emang Bisa?

3. Teman akan memberikan dukungan emosional

Teman yang baik akan selalu memberikan dukungan. (Foto: pexels/Andrea Piacquadio)
Teman yang baik akan selalu memberikan dukungan. (Foto: pexels/Andrea Piacquadio)

Jika kamu berada dalam situasi yang sulit, seorang teman pastinya akan selalu membantu kamu. Baik dukungan secara langsung ataupun tidak langsung. Ikatan emosional memunculkan dukungan emosional yang kemudian dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis seseorang. Orang yang menganggap keluarga dan teman sebagai sosok pendukung, biasanya mempunyai tujuan hidup yang lebih besar.

4. Teman akan mendorongmu untuk menjadi versi terbaik dari dirimu

Teman yang baik akan selalu membantumu menjadi orang yang semakin lebih baik. (Foto: pixabay/Anemone123)
Teman yang baik akan selalu membantumu menjadi orang yang semakin lebih baik. (Foto: pixabay/Anemone123)

Teman akan memberikan dampak positif kepada dirimu. Kamu dapat lebih mengembangkan diri dengan bersama teman. Terlebih jika temanmu termasuk ke dalam orang yang murah hati, suka membantu, ambisius. Mereka akan mendukung semua keputusanmu. Tidak hanya itu ia juga bisa turut memberikan dukungan serta bergabung dengan apa yang akan kamu lakukan. Misalnya kamu memiliki keinginan untuk menurunkan berta badan, ia bisa turut serta ikut berolahraga untuk membantu kamu mempertahankan keinginanmu. (Pid)

Baca juga:

Tips Anti-Gagal Jalin Asmara Lewat Aplikasi

#Kesehatan #Relasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan