Kesehatan

Berpuasa saat Pandemi, Cukupkan Asupan Vitamin C

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Mei 2021
Berpuasa saat Pandemi, Cukupkan Asupan Vitamin C

Cukupkan kebutuhan nutrisi vitamin C dari makanan. (foto: unsplash/apostolos vamvouras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAMADAN kali ini merupakan yang kedua di masa pandemi. Meski banyak tantangan, berpuasa tetap harus dijalankan dengan baik. Tak hanya itu, menjaga kesehatan dan stamina di masa ini menjadi makin penting. Terutama daya tahan tubuh.

Untuk tujuan itu, vitamin C amat penting bagi tubuh. Nutrisi satu itu akan menjaga daya tahan tubuh kamu tetap terjaga. Dengan begitu, kamu enggak mudah sakit. Ketimbang menenggak vitamin C dalam bentuk kapsul suplemen, lebih baik memenuhi kebutuhan vitamin C kamu dari makanan.

Memenuhi kebutuhan vitamin C dari asupan makanan pastilah lebih aman karena sudah pasti alami tanpa efek samping. Jadi selama bulan puasa, ada baiknya kamu penuhi kulkas dengan berbagai bahan makanan mengandung vitamin C. Berikut bahan makanan sumber vitamin C yang baik.

1. Jeruk

Pastikan pilih jeruk yang manis. (foto: pixabay)

Buah satu ini memang amat identik dengan sumber vitamin C. Hal itu tidak mengherankan mengingat kandungan vitamin C jeruk sangat tinggi. Terlebih lagi, rasa jeruk sangat enak dan menyegarkan, sehingga banyak orang yang menyukainya. Selama puasa, kamu bisa menyetok jeruk dalam jumlah lebih banyak. Pastikan kamu memilih jeruk manis ya, agar saat menyantapnya perut tidak ‘kaget’.

2. Pepaya

pepaya
Pepaya kaya serat dan vitamin C. (foto: pixabay)

Di balik rasanya yang manis dan menyegarkan, ternyata pepaya juga buah yang tinggi akan vitamin C. Enggak cuma kaya vitamin C, pepaya juga kaya serat dan ada kandungan papain. Hal itu akan membantu pencernaan kamu selama berpuasa.

Untuk penyajiannya, kamu bisa memakan pepaya begitu saja atau mencampurkannya ke dalam sup buah. biar lebih menarik, pepaya bisa juga kamu kreasikan dengan puding. Makin segar dan makin kaya serat.

3. Blewah

blewah
Es blewah segar dan kaya vitamin C. (foto: moslemdaily)

Bulan Ramadan identik dengan buah blewah. Buah berdaging berwarna jingga ini memang segar. Di balik rasa segar itu, blewah kaya akan kandungan mineral kalium, provitamin A, serat makanan, dan vitamin C. Kandungan gizi dalam buah ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal, limpa, menurunkan tekanan darah, dan untuk menyembuhkan sariawan.

Buah blewah sangat nikmat dicampurkan dalam sup buah untuk berbuka puasa. Rasanya segar dengan tekstur lembut unik.

4. Jambu biji

jambu biji
Jambu biji nikmat dijadikan jus. (foto: pixabay)

Mengalahkan jeruk, kadungan vitamin C pada jambu biji termasuk yang tertinggi lo. Kandungan asam askorbat atau vitamin C di dalam jambu biji mencapai 126 miligram. Jumlah itu melebihi jumlah 90 miligram asam askorbat yang diperlukan untuk orang setiap harinya atau sekitar 75 miligram untuk kaum perempuan.

Selain vitamin C yang tinggi, jambu biji juga kaya serat, sehingga sangat cocok sekali dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah mengindikasikan jambu biji kaya akan vitamin A untuk kesehatan mata dan antioksidan. Selain dikonsumsi secara langsung, jambu biji juga cocok dibuat menjadi jus yang manis dan menyegarkan untuk berbuka puasa.

5. Paprika

paprika
Rasa paprika ternyata manis dan renyah. (foto: pixabay)

Enggak cuma buah yang punya kandungan vitamin C, sayur juga. Salah satunya paprika. Meski tergolong jenis cabai, paprika memiliki rasa yang cukup manis dan renyah. Dengan begitu, kamu enggak perlu khawatir akan sakit perut. Agar lebih nikmat, kamu bisa mencampurkan paprika ke aneka tumisan sesuai selera.



6. Brokoli

brokoli
Brokoli mudah diolah jadi masakan enak. (foto: pixabay)

Sayuran kriting berbonggol ini punya rasa yang khas, dengan sedikit aroma kacang yang langu. Karena itulah tidak banyak yang menggemari brokoli.

Kalau kamu termasuk yang kurang doyan brokoli, sayang banget deh. Pasalnya, brokoli termasuk sayuran yang tinggi vitamin C. Hal menarik lain dari sayuran hijau ini adalah manfaatnya untuk kesehatan kulit juga cukup besar. Hal itu disebabkan adanya kandungan vitamin C dan E dalam brokoli

Mulai sekarang, sebisa mungkin masukkan brokoli ke aneka sajian menu kamu ya. Kamu bisa mengolah brokoli jadi banyak sajian, mulai dari tumisan, sup, hingga gorengan.


7. Kentang

Kentang nikmat mengenyangkan. (foto: sajiansedap)


Orang mengenalnya sebagai sumber karbohidrat. Namun, ternyata bahan makanan ini kaya juga akan vitamin C. Karena cukup mengenyangkan, kamu bisa menjadikan kentang sebagai makanan pokok pengganti nasi. Lebih bervariasi dan juga tidak membosankan.(dwi)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan