Berpacu dengan Waktu, Pemadam Kebakaran Berusaha Kendalikan Api sebelum Angin Kencang Datang Lagi

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 12 Januari 2025
Berpacu dengan Waktu, Pemadam Kebakaran Berusaha Kendalikan Api sebelum Angin Kencang Datang Lagi

Kebakaran di kawasan Los Angeles meluas ke Hollywood Hills pada Rabu (8/1/2025) malam. (ANTARA/Anadolu/py)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMADAM kebakaran bergegas pada Sabtu (11/1) untuk memadamkan kebakaran hutan yang terus menyebar. Usaha itu berpacu dengan waktu mengingat perkiraan adanya angin kencang yang akan kembali berembus. Angin kencang disebut dapat mendorong api lebih dekat ke Museum J Paul Getty dan Universitas California, Los Angeles (UCLA). Sementara itu, peringatan evakuasi baru dikeluarkan, membuat banyak penghuni semakin waspada.

Pertempuran sengit melawan api sedang berlangsung di Mandeville Canyon, yang merupakan tempat tinggal Arnold Schwarzenegger dan selebritas lainnya. Lokasinya tidak jauh dari Pantai Pasifik. Helikopter berputar-putar menjatuhkan air di area yang terbakar, sedangkan petugas pemadam di darat berjuang menggunakan selang memadamkan api yang melompat-lompat di bukit yang tertutup semak belukar. Asap tebal menyelimuti seluruh area yang berusaha dipadamkan.

Pada sebuah pengarahan, Kepala Operasi CalFire Christian Litz mengatakan fokus utama pada Sabtu yakni Kebakaran Palisades yang melanda area ngarai, tidak jauh dari kampus UCLA. "Kami harus agresif di sana," ujar Litz, seperti dilansir The Korea Times.

Supervisor Kabupaten Lindsey Horvath menyatakan kawasan LA ‘mengalami malam yang penuh ketakutan dan kesedihan yang tak terbayangkan. Lebih banyak warga Los Angeles terpaksa dievakuasi akibat meluasnya Kebakaran Palisades ke arah timur.

Baca juga:

Kebakaran Besar Los Angeles: Ketika Upaya Pemadaman Terhambat Kapasitas Pasokan Air



Pada saat itu, angin hanya bertiup ringan. Namun, Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa angin kencang Santa Ana, yang jadi musuh utama bagi pemadam kebakaran, mungkin segera kembali. Angin tersebut dikenal menyebabkan kebakaran hutan menjadi lebih besar dan lebih ganas. Api kebakaran itu telah meratakan seluruh lingkungan di kawasan LA. Hujan signifikan tidak turun selama lebih dari delapan bulan di kawasan tersebut.

Kebakaran juga mengancam melompati Interstate 405, jalan raya utama yang membelah kawasan tersebut. Jalan raya itu menjadi pintu gerbang menuju area padat penduduk di Hollywood Hills dan Lembah San Fernando.

Kebakaran telah melahap sekitar 145 kilometer persegi wilayah Los Angeles. Area itu lebih luas daripada Kota San Francisco. Puluhan ribu orang masih berada di bawah perintah evakuasi. Pada Jumat (10/1) malam, perintah evakuasi baru dikeluarkan untuk kawasan yang meliputi sebagian dari Interstate 405 setelah kebakaran kembali membesar di sisi timur Kebakaran Palisades.

Sejak kebakaran pertama kali muncul di kawasan padat penduduk yang membentang sepanjang 40 kilometer di utara pusat Kota LA, lebih dari 12 ribu bangunan telah terbakar, termasuk rumah, apartemen, bisnis, bangunan luar, dan kendaraan. Penyebab kebakaran terbesar ini masih belum diketahui.(dwi)

Baca juga:

Cerita Ajaib dari Kebakaran Los Angeles, Rumah Aktor James Woods Tetap Berdiri Meski Lingkungan Sekitar Dilalap Api

#Kebakaran #Amerika Serikat #Los Angeles
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Indonesia
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
"Saya minta tidak usah lagi ada macam-macam, kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
Indonesia
Tim Ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Operasi salvage dilakukan untuk menangani kapal yang mengalami kecelakaan, terutama ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tim Ahli  dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Bagikan