Berkunjung ke Bali, Jokowi Suarakan Jangan Sampai Golput

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 22 Maret 2019
Berkunjung ke Bali, Jokowi Suarakan Jangan Sampai Golput

Presiden Joko Widodo. (FB Presiden Joko Widodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat Bali agar jangan sampai ada warga yang tidak menyalurkan hak pilihnya atau bahkan golput saat pemilu di Bali.

“Jangan sampai, jangan biarkan satu orang pun di Provinsi Bali ini ada yang golput. Karena ini menentukan arah negara ke depan. Setuju? Setuju? Setuju?” katanya yang langsung disambut ucapan setuju oleh masyarakat yang hadir dalam acara peresmian Pasar Rakyat Badung, di Kota Denpasar, Jumat (22/3).

Jokowi yang juga calon presiden petahana ini juga menitipkan pesan kepada ribuan masyarakat yang hadir dalam acara itu untuk datang mengajak seluruh keluarganya yang memiliki hak pilih berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jokowi-Maruf Amin. Foto: KPU
Jokowi-Maruf Amin. Foto: KPU

Apalagi pemilu baik pilpres maupun pileg akan terselenggara tidak lama lagi atau sekitar 26 hari lagi.

“Saya titip ini 26 hari lagi sudah akan pilpres dan pileg. Saya ingin bapak ibu sekalian kita semuanya mengajak berbondong-bondong saudara kita, tetangga kita, handai taulan kita, teman sekampung kita untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya,” katanya seperti dilansir Antara.

Jokowi pun menitipkan pesan agar masyarakat tidak dengan mudah percaya pada kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memecah-belah persatuan bangsa.

“Sekarang ini mulai banyak di media sosial, mulai banyak dari rumah ke rumah, kabar fitnah, kabar bohong, hoaks, mulai mulai bertebaran isu-isu, yang bisa memecah kita. Jangan takut, harus diluruskan, harus dilawan, harus diberitahu, harus berani mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah,” katanya.

Jokowi mengaku menghadapi berbagai macam isu termasuk isu soal pemerintah yang baru akan menghapus pendidikan agama hingga soal perkawinan sejenis akan dilegalkan.

Menurut dia, hal ini dilakukan untuk mendiskreditkan pasangan capres dan cawapres yang ada, oleh sebab itu hal-hal seperti ini harus dihentikan.

“Bangsa ini adalah bangsa yang penuh etika, bangsa ini adalah bangsa yang penuh tata krama, sopan santun, budi pekerti yang baik,” katanya.

Oleh karena itu, ia pun berpesan agar pemilu tidak membuat bangsa ini menjadi pecah atau terbelah karena perbedaan pilihan politik.

“Jangan sampai antar saudara kita, sangat rugi besar karena pilihan bupati, gubernur, wali kota, pileg, atau pilpres kita tak saling sapa antar tetangga antar kampung antar saudara, kita lupa bahwa kita ini bangsa besar,” kata Jokowi. (*)

Baca Juga: Macet Rugikan Negara Rp100 Triliun, Jokowi Semprot Semua Ego

#Pro Jokowi #Pilpres 2019 #Pemilu 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
David Febrian Sandi tegaskan dukungan pada Prabowo-Gibran adalah langkah sah melanjutkan visi Jokowi
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
Indonesia
Projo Siap Dukung Bobby Nasution, Ridwan Kamil, hingga Khofifah di Pilkada 2024
Relawan Pro Jokowi memastikan bakal mendukung ketiga sosok tersebut di Pilkada Sumatra Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Mei 2024
Projo Siap Dukung Bobby Nasution, Ridwan Kamil, hingga Khofifah di Pilkada 2024
Indonesia
Bantah Istana, NasDem Ungkap Jokowi yang Undang Surya Paloh Makan Malam
Pak Jokowi mengundang Pak Surya Paloh makan malam di Istana
Mula Akmal - Senin, 19 Februari 2024
Bantah Istana, NasDem Ungkap Jokowi yang Undang Surya Paloh Makan Malam
Indonesia
Cabut Laporan terhadap Butet, Projo: Jokowi Meminta, Kan Kawan Sendiri
Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut laporan kelompoknya terhadap seniman Butet Kartaredjasa di Polda DIY.
Frengky Aruan - Senin, 05 Februari 2024
Cabut Laporan terhadap Butet, Projo: Jokowi Meminta, Kan Kawan Sendiri
Bagikan