Langgar Lajur Khusus Sepeda di London, Denda Menanti
Berkendara di jalur khusus sepeda di Kota London bisa dikenakan denda. (Foto: Unsplash/Lex Guerra)
SEBUAH badan otoritas di London telah menetapkan aturan baru yang membuat pengendara bisa didenda hingga 160 pound sterling atau sekitar Rp 2,9 juta bila mereka berkendara di jalur khusus sepeda. Satu ban saja mengenai marka garis jalur khusus sepeda itu, tiket tilang untuk denda akan datang ke rumah.
Transport for London (TFL), badan otoritas lalu lintas di London, ialah lembaga di balik penerapan aturan tersebut. Auto Express melaporkan peraturan tersebut telah diterapkan sejak 27 Juni dan mereka akan menggunakan kamera CCTV di seluruh jalanan Kota London untuk memantau pelanggaran.
Tak hanya berkendara di jalur khusus sepeda, pengemudi yang parkir, atau bahkan satu ban saja mengenai marka garis jalur tersebut, akan tetap dikenai denda. Namun, TFL menegaskan pihaknya akan terlebih dahulu memberi surat peringatan kepada para pengemudi yang tertangkap melanggar.
Baca juga:
Sepeda Lipat Hingga BMX, Mana Jenis yang Cocok Buatmu?
TFL berharap penerapan aturan tersebut akan mendorong warga kota dan badan otoritas lalu lintas kota lainnya untuk ikut menerapkan aturan tersebut. Sebelumnya, peraturan serupa sudah pernah diaplikasikan, tapi untuk pengemudi yang berkendara di jalur khusus bus kota.
Sejumlah warga menyatakan ketidaksetujuan mereka, terutama terkait dengan penggunaan jalur khusus sepeda untuk kebutuhan mendesak seperti ambulans. Beberapa warga lain justru tak setuju dan marah dengan keputusan tersebut. Mereka berpendapat justru pesepeda lah yang seharusnya didenda untuk berkendara di luar jalur khususnya.
Bagaimanapun, TFL tetap memutuskan untuk menerapkan aturan tersebut lantaran pihaknya ingin para pesepeda merasa nyaman bisa bersepeda di jalanan mana pun di Kota London. Terlebih lagi, jumlah pesepeda meningkat sejak pandemi, dan jumlah kecelakaan sepeda di kota naik hingga 40 persen per 2020.
Baca juga:
Ini Penjelasan Gear 1, 2, 3 dan 6 di Sepeda Brompton
"Aturan baru ini diharapkan dapat melindungi jalur khusus pesepeda yang telah disediakan agar lebih menarik bagi masyarakat untuk mengelilingi Kota London menggunakan sepeda," ungkap TFL.
Mereka juga ingin membangun ekosistem yang nyaman di masa depan bagi para pesepeda, yang jumlahnya telah meningkat drastis sejak masa pandemi COVID-19. (waf)
Baca juga:
Rumit, Pembuatan Sepeda Brompton Harus Melalui 9 Tahapan
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Lirik London Boy Yang Ramai Digunakan Sebagai Audio di TikTok
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025