Berkelakar soal Isu Pakan Hewan Taman Margasatwa Ragunan Dibawa Kabur Petugas, Gubernur Pramono: Kalau Benar, Harimaunya Saya Keluarin
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Instagram/Pramono Anung)
MerahPutih.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat suara soal isu pakan harimau di Taman Margasatwa Ragunan dibawa pulang oleh petugas.
Kabar tersebut mencuat di media sosial. Di mana sebuah video memperlihatkan seekor harimau yang nampak kurus di Ragunan.
Harimau itu terlihat mondar-mandir di dalam kandangnya.
Narasi dalam unggahan tersebut menyebut makanan harimau dibawa pulang oleh petugas setempat.
“Warga Jakarta dan para petinggi Jakarta tau nggak dengan kasus harimau yg di Ragunan. Makanan mereka dibawa pulang ke rumah. Dan harimau yg di kandang dibiarkan kelaparan,” bunyi narasi unggahan tersebut
Baca juga:
Taman Publik Diduga Jadi Tempat Prostitusi Sesama Jenis, DPRD Jakarta Desak Pramono Tertibkan
Pramono memastikan isu tersebut tidak benar.
"Nggak ada, saya sudah cek," kata Pramono usai membuka Festival Storytelling Cerita Rakyat di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Minggu (16/11).
Pramono berkelakar akan mengeluarkan harimau milik Taman Margasatwa Ragunan jika petugas berani membawa pulang pakan.
"Kalau berani ngambil makanan anak harimau saya, harimaunya tak keluarin nanti," seloroh Pramono seraya tertawa. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Nataru 2026, Taman Margasatwa Ragunan Dipenuhi 408 Ribu Wisatawan
Ragunan Diserbu 408 Ribu Pengunjung Selama Periode Libur Nataru, Pengelola Optimis Tren Positif Berlanjut
Cegah Calo dan Penipuan, Penjualan Tiket Planetarium Bakal Diperketat
Ragunan Disesaki 14 Ribu Lebih Pengunjung di Hari Terakhir 2025
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan
Pemutihan Ijazah DKI Tahap V Rampung, 2.753 Siswa Terima Bantuan
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Tiket Planetarium Cepat Habis, Pramono Bakal Tambah Sistem Penjualan On the Spot
Pemprov Jakarta Hibahkan 14 Mobil Pemadam ke Berbagai Daerah, Termasuk ke Bekasi
APBD Jakarta 2026 Rp 81,32 Triliun, Masih Fokus Masalah Banjir hingga Kemacetan