Keren, Gitar ini Bisa Berubah Warna Sesuai Keinginan
Gitar berisi cairan yang dapat berubah warna dalam hitungan menit. (Foto: newatlas)
GITAR keren yang bisa berubah warna pastilah bakal keren dipakai. Itulah yang dipikirkan para pekerja di Bryan Guitars. Mereka mencari inovasi untuk membuat gitar yang dapat berubah warna. Setelah lebih dari 30 tahun tahap pengembangan, kini bisnis keluarga ini siap untuk menawarkan gitar berisi cairan kepada para gitaris.
Gitar Seri DC ini dibuat dengan mengumpulkan dana untuk biaya produksi melalui Kickstarter. Ada dua gitar yang siap untuk dibuat. Setiap bodi gitar berisi cairan yang dapat berubah warna dalam hitungan menit jika digoyangkan.
Bodi gitar ini terbuat dari plastik bening dan berlubang. Cara mengubah warna gitar ialah dengan melepaskan steker khusus di bagian tepi belakang bawah, menguras cairan yang ada lalu mengisi ulang dengan warna baru.
Baca juga:
Gitar “Sun Sessions” Martin D-18 Tahun 1942 eks Elvis Presley, Laku Rp19,2 miliar
Pada prototipe awal, ada masalah noda yang dihadapi para kreator. Namun, kini para perancang telah mengembangkan cairan tidak beracun dan ramah lingkungan. Cairan ini tidak meninggalkan bekas secara permanen di dalam bagian bodi saat dikeluarkan. Minyak berwarna juga tersedia. Itu memungkinkan pemain mencampurkan dengan air. Selain itu, ada juga pilihan untuk tidak mengisi penuh ruang pada gitar, untuk mendapatkan gitar dengan gerakan ombak ala selancar.
Dilansir New Atlas, secara alami, semua komponen kelistrikan instrumen dijauhkan dari cairan. Walaupun bodinya tidak memiliki corak kayu, mereka yang mencobanya saat debut pertunjukan NAMM dilaporkan terkesan dengan corak bodinya yang utuh.
Kedua gitar yang diluncurkan di Kickstarter memiliki bodi double cutaway ganda seperti gitar Strat glossy yang dibuat dari PETG. Prototipe aslinya memiliki bobot yang lumayan berat, untuk model yang didesain ulang memiliki berat 3,1-4 kg.
Baca juga:
DC Standard dilengkapi maple bolt-on neck topped rosewood atau maple fingerboard dengan 22 fret medium. Untuk pickup neck dan bridge keduanya menggunakan merek Humbucker, yang bisa aktif atau pasif. Murnya berbahan sintetis, ada hardware krom menyeluruh, dan tersedia pelindung bodi berwarna hitam atau putih. Harga gitar ini mulai dari US$ 549 atau sekitar Rp8,1 juta, tidak termasuk koper gitar.
Sementara itu, model Elite memiliki konfigurasi bodi, neck, dan pickup yang serupa, tapi dilengkapi tremolo sebagai pengganti fixed bridge. Model ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp12,5 juta. Model ini memiliki pilihan warna yang lebih banyak untuk pickguard, dan dilengkapi koper.
Semua instrumen akan hadir dengan satu warna cairan atau minyak. Mungkin akan lebih banyak lagi tersedia untuk pembelian langsung di Bryan Guitars. Kalau rencana berjalan mulus, tahap pengiriman akan dimulai pada Januari 2021. (lgi)
Baca juga:
Bagikan
Leonard
Berita Terkait
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
OPPO Find X9s Siapkan Inovasi Gila, Ada 2 Kamera 200MP dalam 1 HP!
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
Desain Samsung Galaxy A57 Terungkap di TENAA, Lebih Ramping dengan Kamera Baru