Berikut Hajatan Olahraga Terbesar Se-Asia, Beberapa Pernah Dihelat Indonesia

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 14 Mei 2022
Berikut Hajatan Olahraga Terbesar Se-Asia, Beberapa Pernah Dihelat Indonesia

Hajatan olahraga terbesar dan paling ditunggu di Asia. (Foto: Unsplash/Stefan Lehner)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI semakin mereda sehingga pengambil kebijakan di pelbagai negara mulai memberi 'lampu hijau' menggelar berbagai hajatan olahraga berskala internasional. Beberapa hajatan olahraga tersebut digelar dengan berbagai jenis cabang olahraga, dan beberapa lainnya merupakan hajatan khusus satu jenis olahraga.

Gelaran tersebut terasa menjadi oase bagi penggemar olahraga di Asia bahkan dunia karena dua tahun terakhir jika ada gelaran lumrahnya digelar tanpa penonton atau bahkan sempat berkali-kali tertunda karena pandemi.

Demi melepas rindu karena dua terakhir sempat tertunda karena pandemi, maka merahputih.com rangkum sekaligus mengingat kembali ajang olahraga paling bergengsi se-Asia.

Baca juga:

Atlet Indonesia Terbanyak di Asian Games 2018, Paling Sedikit Brunei

Asian Games

Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. (Foto: Side.id/Gregory Bionde)

Asian Games menjadi gelaran olahraga terbesar diikuti negara-negara Asia. Gelaran empat tahun sekali tersebut terakhir digelar di Indonesia pada 2018 lalu, atau sebelum pandmei.

Gelaran Asian Games selanjutnya akan digelar di Huangzhou, Tiongkok, pada September 2022 mendatang.

Cabang olahraga dipertandingkan cukup beragam, mulai dari bulu tangkis, sepak bola, bola basket, atletik, renang, gimnastik, taekwondo, karate, futsal, memanah, balap sepeda, pencak silat, esports, dan masih banyak lagi.

Asian Para Games

Asian Para Games 2018. (Foto: ANTARA/Bayu Kuncahyo)

Satu paket dengan Asian Games, Asian Para Games atau pesta olahraga untuk para atlet disabilitas digelar di di Huangzhou, Tiongko namun beberapa minggu hingga bulan setelah gelaran Asian Games usai.

Asian Para Games juga pernah digelar di Indonesia pada 2018 setelah gelaran Asian Games.

Jumlah cabang olahraga dipertandingkan atlet disabilitas tersebut cukup banyak, mulai dari memanah, atletik, bulu tangkis, catur, balap sepeda, sepak bola, judo, angkat beban, renang, tenis meja, bola voli, tenis, anggar, dan lainnya.

Baca juga:

Mengenal Hanoi Sao La, Maskot SEA Games 2021

SEA Games

SEA Games 2022 Vietnam. (Foto: NOC/MP Media/Rizki Fitrianto)

SEA Games merupakan olahraga diadakan setiap dua tahun sekali khusus negara-negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Vietnam, Myanmar, Thailand, Singapura, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Saat ini, SEA Games tengah digelar dengan Vietnam. Sejatinya SEA Games pada 2022 seharusnya digelar pada 2021 lalu, namun karena situasi pandemi maka hajatannya ditunda paa 2022.

Hingga Sabtu (14/05) pukul 15.30 WIB, pemuncak perolehan medali SEA Games 2022 dipegang tuan rumah Vietnam dengan raihan 30 emas, 18 perak, 26 perunggu, sehingga total keseluruhan 74 medali. Sementara, Kontingen Merah Putih dipimpin Chef de Mission untuk SE Games Vietnam Ferry Kono menempati ranking dua klasemen sementara perolehan medali.

Kontingen Merah Putih menggusur Malaysia nan sebelumnya menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 13 medali emas, 15 perak, 3 perunggu atau total 31 medali. Sedangkan, Negeri Jiran di urutan ketiga dengan 13 emas, 5 perak, 15 perunggu atau total 33 medali.

Indonesia Open

Kevin Sanjaya dan Marcus F. Gideon menangi Indonesia Open 2021. (Foto: BWF)

Bagi para pencinta bulu tangkis pasti sudah tidak asing dengan salah satu hajatan turnamen bulu tangkis paling bergengsi di bawah naungan BWF (Badminton World Federation) tersebut. Indonesia Open menjadi salah satu hajatan turnamen bulu tangkis dengan total hadiah terbesar.

Digelar setiap tahun, Indonesia Open merupakan hajatan turnamen bulu tangkis dengan hadiah terbesar kedua setelah BWF World Tour Finals. Melansir laman resmi BWF, Indonesia Open pada 2020 lalu menawarkan total hadiah bagi para atlet pemenang dengan total hingga 1,25 juta dolar AS atau setara dengan Rp18,3 miliar.

MotoGP

Fabio Quartararo dan Jack Miller saat balapan di Sirkuit Mandalika, Indonesia, 2022. (Foto: MotoGP)

Meski hajatan utamanya kebanyakan digelar di Eropa, MotoGP juga memiliki beberapa seri digelar di Asia, terutama Asia Tenggara. Mulai 2022, Indonesia masuk ke dalam kalender MotoGP digelar sebagai seri kedua setelah GP Qatar.

Sementara negara lainnya di Asia turut menjadi tuan rumah hajatan balap motor di dunia tersebut, antara lain Malaysia digelar di Sirkuit Sepang dan Thailand di Sirkuit Chang. Indonesia masih terikat kontrak sebagai tuan rumah MotoGP hingga 2032 mendatang. (waf)

Baca juga:

Selamat Tinggal MotoGP Mandalika 2022, Sampai Jumpa Tahun Depan!

#Wisata #Olahraga #Mei +62 Bicara Hajatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan