Berbicara Kotor saat Bercinta Boleh, Gunakan Kalimat Sederhana
Pembicaraan kotor lumrah terjadi saat bercinta. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)
MerahPutih.com - Berbicara kotor dengan pasangan saat bermain di atas ranjang dapat memberikan sensasi tersendiri. Kamu bisa melontarkan sejumlah kata 'kotor' kepadanya agar membangun hasrat seksual dan menciptakan suasana 'panas'.
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa pembicaraan kotor atau nakal dapat meningkatkan peluang perempuan untuk mencapai orgasme. Kamu bisa mulai mempersiapkan beberapa kalimat, atau sekadar kata singkat kotor yang dapat memacu gairahnya.
“Saat Anda siap, masukkan beberapa kata dan frasa pendek mulai dari 'Ya!', 'Lagi!', dan 'Ahhh' hingga 'Wah!', 'Wow,' dan 'Wah, ya!'” ujar Jess O'Reilly, seksolog di Astroglide, seperti dikutip dari Men's Health.
Namun, sebaiknya kamu mendiskusikan terlebih dulu mengenai pembicaraan kotor kepada pasangan. Pastikan bahwa tidak ada kata-kata kotor yang justru malah menyinggungnya. Itu akan merusak percintaan, dan menurunkan gairah seksual.
Baca juga:
Mr.P Kerdil, Sebaiknya Gunakan 3 Gaya Seks ini agar Tetap 'Nyetrum'
Selain itu, kamu juga tidak perlu memikirkan kata-kata kotor nan rumit untuk kamu ucapkan kepadanya. Apalagi kalau sampai meniru ucapan yang dilontarkan pria kepada pasangannya di film dewasa. Jadilah diri kamu sendiri dalam merangkai kata-kata kotor itu.
"Gunakan bahasa yang alami bagi Anda, alih-alih mengulang apa yang telah Anda lihat di film atau baca secara daring," tambah O'Reilly.
Berbicara kotor juga dapat berlangsung secara dua arah. Kamu cukup membisikkan kata-kata kotor tersebut sembari melakukan penjelajahan tubuhnya.
"Dan karena pembicaraan kotor bisa dilakukan dua arah, gunakan beberapa kalimat sederhana untuk menciptakan rasa nyaman yang lebih besar," tutupnya. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya