Ramadan 2022

Berbaur dengan Warga Lokal, Obat Kangen Rumah Pelajar Indonesia di Turki

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 19 April 2022
Berbaur dengan Warga Lokal, Obat Kangen Rumah Pelajar Indonesia di Turki

Berbaur dengan warga lokal jadi pengobat rindu para mahasiswa Indonesia di Turki. (foto: pexels/alena darmel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI pelajar Indonesia yang mengejar pendidikan hingga ke Turki, momen buka puasa pertama kali di negeri orang memberikan kesan yang berbeda. Jika biasanya setiap berbuka puasa bisa menikmati berbagai hidangan bersama keluarga atau terkadang ikut bukber bersama teman, kini para pelajar Indonesia harus bisa serbamandiri. Salat tarawih yang biasa dilakukan bersama keluarga juga pastinya berbeda ketika harus beribadah dengan orang-orang asing yang baru dikenal.

Dalam acara Sharing Session Turknesia: Serunya Puasa di Negeri 2 Benua beberapa waktu lalu, para pelajar Indonesia di Turki mengatakan momen berbuka puasa di sana sama hangatnya seperti bersama keluarga di kampung halaman. Para ibu di Turki sangat perhatian dan peduli terutama terhadap para perantau yang sedang menimba ilmu di sana. Mereka bahkan selalu menyiapkan takjil dan terkadang makanan berat untuk para pelajar berbuka puasa.

BACA JUGA:

Pengalaman Pelajar Indonesia di Turki Berpuasa di Saat Pandemi

Tak beda jauh dengan kebiasaan ngabuburit di Indonesia, orang Turki juga mengisi waktu jelang azan magrib dengan berburu takjil. Perbedaannya terletak pada menu makanan yang dijual. Jika di Tanah Air menu seperti kolak, gorengan, dan kue-kue manis jadi incaran, warga Turki memfavoritkan kunefe dan baklava sebagai takjil saat berbuka. “Kalau di Turki puasa lebih lama ya. Jadi ini menjadi tantangan baru bagi semua (pelajar Indonesia). Di Indonesia puasa selama 12 jam, kalau di Turki bisa hampir 15 jam,” ujar Muhammad Banna Dzulqarnain, mahasiswa Sakarya University.

turki
Pelajar Indonesia tak kesulitan beradaptasi dengan kebiasaan orang Turki di Ramadan. (Foto: dok. Turknesia)

Di negara dua benua itu, divisi keagamaannya kerap membagikan makanan buka puasa secara gratis kepada masyarakat sekitar tak terkecuali untuk pelajar Indonesia yang merantau. Karena harga makanan di restoran cukup mahal, pelajar Indonesia lebih memilih masak sendiri atau membeli makanan di kampus. Selain itu, mereka juga tidak melewatkan kesempatan untuk berbuka puasa dengan para warga lokal demi bisa berinteraksi, berbagi ilmu, belajar bahasa, atau saling memperkenalkan budaya.

Salah satu hal yang berbeda ketika menjalankan ibadah puasa di Turki ialah hampir semua restoran tetap buka seperti biasa. Berbeda dengan di Indonesia yang kebanyakan menutup restoran di siang hari dan baru buka menjelang waktu berbuka puasa. Hal itu disebabkan tidak semua warga Turki menjalankan ibadah puasa sehingga restoran pun tetap buka seperti biasa.

turki
Pelajar Indonesia menghemat pengeluaran dengan memasak makanan sendiri. (Foto: dok Turknesia)

Selain merindukan suasana Ramadan di Tanah Air, para pelajar Indonesia di sana mengaku amat menginginkan makanan Indonesia. Untungnya, kerinduan itu bisa sedikit terobati oleh komunitas Gelin. Perkumpulan para perempuan Indonesia yang menikah dengan orang Turki tersebut biasa mengundang pelajar Indonesia untuk menyantap masakan khas Indonesia di rumah mereka. Tentu saja momen itu menjadi penghangat hati pelajar Indonesia yang sangat rindu Tanah Air.

makanan turki
Makanan khas Turki sebagai menu buka puasa. (Foto: dok. Turknesia)

Bukan hanya perempuan Indonesia yang menikah dan menetap di Turki saja yang peduli terhadap para pelajar dari Indonesia, para ibu Turki juga terkenal sangat perhatian terhadap pelajar asing . Mereka selalu membagikan takjil, bahan pokok seperti beras, dan makanan khas Turki kepada pelajar dari mancanegara. Tak jarang ibu-ibu Turki mengundang para pelajar untuk makan di rumah mereka. Di Kota Isparta, pemerintah bahkan mengadakan program pemberian makanan gratis untuk berbuka puasa bagi para pelajar mancanegara selama satu bulan penuh.

turki
Mengobati kerinduan akan Indonesia dengan menyantap hidangan dari Komunitas Gelin. (Foto: dok. Turknesia)

Dalam hal beribadah, para pelajar Indonesia mengaku tidak kesulitan mengikuti ibadah salat wajib maupun tarawih karena jumlah rakaatnya sama seperti di Indonesia. Di beberapa lokasi, warga lokal kerap bekerja sama membangunkan penduduk atau pelajar muslim untuk sahur. Meski kebiasaan, kehangatan, dan aturan beribadah selama Ramadan di Turki tak jauh berbeda, kerinduan untuk dekat dengan keluarga tetap ada. Beruntung, rasa kekeluargaan warga Turki sangat erat dapat jadi pengobat kangen rumah yang dialami para pelajar Indonesia di sana.(Mar)

#Ramadan #April Tematik +62 Bicara Kangen
Bagikan
Ditulis Oleh

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Indonesia
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Diskominfo juga menyediakan informasi kondisi lalu lintas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem milik Dinas Perhubungan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Bagikan