SEBELUM memutuskan bersolo karier musisi pendatang baru, Widya Ayu Permata Sari ialah anak band. Penyanyi yang dikenal dengan nama UAP ini membentuk bandnya yang bernama VNS saat masih duduk di bangku sekolah 2008 silam.
Dari situlah ia mendapatkan berbagi tanggapan positif soal kualitas musiknya dari banyak orang melalui media sosial My Space.
"Kalau terjun musik dari band aku SMP kelas 2. Ternyata orang-orang responnya baik di band aku ini. Akhirnya kita main di radio-radio," kata UAP kepada merahputih.com di Paviliun 28, Jakarta Selatan, Senin (15/1).
Kesuksesan bersama band semasa sekolahnya itu berlanjut dengan dikontraknya VNS dengan salah satu label musik. Lagu-lagu bersama bandnya pun kerap terdengar di beberapa stasiun radio.
Mendapatkan label membuatnya semakin mendalami industri musik Indonesia. Wanita 24 tahun ini kemudian mendapatkan banyak koneksi.
"Akhirnya dari situ aku mengenal banyak orang dan lebih banyak belajar lagi tentang musik," kenangnya.
Tampil di radio juga membuka peluang UAP menjadi penyiar radio selama kurang lebih 3 tahun. Bisa dibilang ia mendapatkan dua pengalaman sekaligus.
"Aku dulu sempet siaran di radio Mustang dari 2011 sampe 2014," tuturnya lagi.
Setiap musisi pastinya memiliki musisi lain yang dijadikan inspirasi. Begitu pula UAP yang menjadikan musisi tanah air dan luar sebagai inspirasinya menciptakan lagu.
"Inspirasi aku Yovie Widiyanto. Kalau di luar Baby Face dan Boyz 2 Men," imbuhnya.
Menjadi penyanyi solo ialah hasrat UAP yang sudah lama terpendam. Lagi pula para anggota bandnya sudah memiliki kesibukan masing-masing. Ia pun optimis karya-karya solo kariernya akan diterima banyak orang.
"Sebenernya kalau band punya kesibukan masing-masing dan aku punya impian terpendam untuk ke solo karier," tutup UAP. (Ikh)

