Berapa Kecepatan Avanza Sampai Mental ke Jalur Berlawanan dan Adu Kepala di Tol Cawang?
MerahPutih.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra memberikan penjelasan soal kecelakaan maut adu kepala antara Toyota Kijang yang di kemudikan Imam Santoso dengan Toyota Avanza yang dikemudikan Arisyanto yang mengalami oleng di lajur sebelahnya di Tol Cawang, Senin (11/12) pagi.
“Tabrakannya kepala (mobil) sama kepala (mobil). Kalau menurut keterangan sopir Avanza kecepatan mobil yang dikendarai 70 km/jam,” ujar Halim saat dikonfirmasi, Senin (11/12).
Seperti diketahui, pada Senin pagi tadi telah kecelakaan antara dua mobil minibus terjadi di Tol Cawang KM 00 arah Cikampek. Dugaan awal, kecelakaan disebabkan Arisyanti, sopir Toyota Avanza bernopol B 2951 TFI yang tengah melaju dari Cikampek ke Jakarta mengantuk. Setelah menabrak pembatas jalan, Avanza tersebut masuk ke jalur berlawanan. Hingga akhirnya tabrakan adu kepala dengan Kijang tak terhindarkan.
Ada beberapa mobil yang mau tidak mau terlibat kecelakaan beruntun ini. Beberapa orang pun mengalami luka-luka. Dimana tiga di antaranya adalah anak-anak. Namun, beruntung tak ada korban meninggal.
Dari keterangan korban, mobil Toyota Avanza yang menyebrang ke jalur berlawanan tengah mengangkut keluarga yang baru saja melayat ke Pemalang, Jawa Tengah.
"Kendaraan Avanza itu dari Cikampek mau ke Jakarta. Jadi keluarga itu dari Pemalang, habis melayat keluarganya,” ycap Halim
Dalam mobil Avanza yang dikendarai Arisyanto itu terdapat sembilan orang, termasuk anak-anak. Sedang dalam mobil Toyota Kijang berpenumpang empat orang yang dikemudikan Imam Santoso bergerak dari Jakarta menuju Cikampek.
“Saya bilang pengemudinya hilang kendali, mungkin ngantuk, capek, sehingga dia menabrak barrier kemudian pindah ke lajur sebelah,” ungkap Halim.
Hingga kini, 13 orang korban telah mendapat perawatan. Delapan orang dilarikan ke RS UKI Cawang dan lima lainnya dibawa ke RS Polri Kramatjati.
Korban yang dirawat di Rumah Sakit UKI Cawang adalah Eka (23), Kriman (27), Noval (1), Risianto (32) pengemudi Avanza, Rohidin (32), Siti Rohmah (33) penumpang Kijang, Sutarmo (49), dan Imam Santoso pengemudi Kijang.
Sementara data korban yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati adalah Rifa (12), Arya (5), Irfan, Pazrul (7), dan Munawaroh. (ayp)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Jenguk Korban Kecelakaan Mobil SPPG, Prabowo Janji Traktir Makan Bubur Ayam
Dijenguk Prabowo, Begini Kondisi Guru dan Siswa SDN 01 Kalibaru yang Ditabrak Mobil SPPG